Selasa, 22 September 2015

Kades Diduga Mesum, Warga Banaran Segel Kantor Desa

Beritatrenggalek.com - Puluhan warga Desa Banaran, Kecamatan Tugu, Trenggalek, Jawa Timur, Senin (21/9) menyegel Kantor Pemerintahan Desa Banaran. Aksi penyegelan buntut dari persoalan perselingkuhan Kepala Desa Banaran yang digerebek warga setempat beberapa hari lalu.

Dikutip dari bangsaonline.com, penyegelan Kantor Desa Banaran ini dipicu dari kehadiran Kepala Desa Heri Sulistyono di kantor tersebut Senin pagi sekitar pukul 07.30 WIB.

Tak kurang dari lima puluh orang warga desa setempat akhirnya berusaha menduduki balai desa dan selanjutnya mengusir Heri Sulistyono dari kantor Desa Banaran.

Suasana semakin gaduh ketika warga nekat melakukan penyegelan terhadap seluruh ruangan pelayanan publik. Tiap pintu ruangan pelayanan disegel dengan menggunakan kayu yang dipaku dengan posisi menyilang. 

Selanjutnya, warga juga menempelkan secarik kertas di depan pintu ruang pelayanan yang isinya menyatakan “Balai Desa Banaran Disegel Masyarakat Sebelum ada keputusan (PJ)”.

Suyono, warga desa setempat ketika dikonfirmasi usai melakukan aksinya bersama puluhan warga lainnya meminta agar kepala desa tidak lagi ngantor di balai desa.

"Sebab yang bersangkutan telah melanggar etika sebagai kepala desa dengan melakukan perzinahan yang telah diketahui oleh istrinya sendiri,” ungkapnya.

Masih kata Suyono, ia bersama warga lainnya berharap agar kepala desa Heri Sulistyono tidak melakukan aktivitas apapun di balai desa tersebut, sampai munculnya keputusan PJ dari Bupati Trenggalek.

Seperti diketahui, sekitar dua minggu yang lalu Heri Sulistyono digerebek warga desa setempat karena diduga sedang selingkuh dengan bidan.

Adapun Wanita selingkuhanya EN asal Desa  Jatiprahu, Kecamatan Karangan, wanita tersebut pekerjaanya  sebagai Bidan Desa garen kecamatan Tugu.

Advertiser