Rabu, 15 Oktober 2014

Dikepung, Mobil Pencuri di Pacitan Dibakar

Pacitan - Empat kawanan pencurian mencoba membobol toko milik Poinah, warga Desa Pager Kidul, Kecamatan Sudimoro, Pacitan, Rabu (15/10). Namun aksi mereka berhasil digagalkan warga sekitar.

"Memang benar ada kasus percobaan pencurian di kios milik saudari Poinah," ujar Kasubbag Humas Polres Pacitan, AKP Rudito Kukuh Basuki, dilansir detik.com, Rabu (15/10)

Saat kejadian, Para pelaku yang mengendarai Toyota Avanza warna silver berhenti di depan toko kelontong milik korban. Merasa aksinya aman pelaku langsung mengarahkan linggis yang dibawanya ke arah jendela kios untuk dicongkel. Tanpa disadari, upaya merusak jendela menimbulkan suara gaduh.

Warga sekitar yang terlelap pun bangun dan menghampiri sumber bunyi tersebut. Curiga terjadi upaya pencurian, warga lalu beramai-ramai mendatangi lokasi kejadian.

Mengetahui posisinya terkepung, para pencuri masuk ke mobil dan kabur. Kejadian itu segera dilaporkan ke Mapolsek Sudimoro.

Berbekal laporan warga, polisi langsung melakukan penghadangan di depan Mapolsek Sudimoro. Ini karena mobil pelaku diduga meluncur ke timur, yakni ke wilayah Polsek Panggul, Kabupaten Trenggalek. "Setelah mendapat informasi, kita langsung melakukan penghadangan," terang Rudito

Tak berselang lama mobil yang ditumpangi pelaku melintas. Polisi pun melepaskan tembakan peringatan. Alih-alih menyerah, pelaku justru tancap gas menuju kearah pantai. Setibanya di jalan buntu, pelaku menghentikan mobilnya dan lari melarikan diri ke hutan.

Massa yang ikut mengejar akhirnya geram dan membakar mobil milik para pelaku. "Kendaraan ditinggal oleh pelaku dan menjadi sasaran amuk massa," tambahnya.

Dari mobil yang ditinggalkan pelaku aparat menemukan barang bukti 120 slop rokok berbagai merk serta plat nomor masing-masing H 9466 BM dan B 8813 EY. Plat nomor terakhir diduga palsu.

Polisi bersama warga masih melakukan pengejaran dengan menyisir hutan di wilayah Desa Karangturi, Kecamatan Sudimoro. Dari lokasi kejadian polisi menemukan sepasang sandal yang diduga milik pelaku. "Pencarian dilakukan polsek di-back up polres dan dibantu warga masyarakat," pungkas Kasubbag Humas.

Advertiser