Kamis, 19 Juni 2014

Bunuh Purel, Pemuda Munjungan Diringkus Polisi

Beritatrenggalek.com - Pemuda asal Kecamatan Munjungan,Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur berinisal AN (35), yang diduga juga menjadi pelaku pembunuhan Ani Pesona (35) alias Nina pemandu lagu (purel) di Desa/Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung akhirnya berhasil ditangkap.

Setelah cukup lama melarikan diri, AN berhasil ditangkap aparat Polda Jatim di komplek bandar udara Juanda Sidoarjo. "Iya, yang bersangkutan telah tertangkap di wilayah bandara Juanda," ujar Kapolres Tulungagung AKBP Whisnu Hermawan Februanto, seperti dikutip dari okezone.com.
 
Informasinya, saat dibekuk, AN hendak terbang ke Kalimantan. Usai menghabisi nyawa Nina, pria yang berprofesi pedagang sapi tersebut sadar bahwa aparat Kepolisian telah memburunya. "Saat ditangkap, yang bersangkutan tidak melakukan perlawanan," terangnya.

Whisnu belum mengetahui pasti motif aksi sadis AN. Namun, diduga perbuatan keji tersebut akibat cemburu buta. Hal itu mengingat pelaku dan korban telah berkumpu kebo sebagai sepasang kekasih. "Kita masih akan dalami motifnya. Dugaan awal karena cemburu. Rencananya malam ini yang bersangkutan (pelaku) akan dilimpahkan ke Tulungagung," jelas Whisnu.

Sekedar diketahui Ani Pesona (34) warga Desa Telogorejo Kecamatan Pagak Kabupaten Malang pada Senin (9/6) sekitar pukul 21.00 WIB telah ditemukan dalam keadaan meninggal diduga karena dibunuh, mayatnya dimasukkan bak kamar mandi kosnya yang bertempat di lingkungan VI Desa / Kecamatan Ngunut Kabupaten Tulungagung.

Menurut hasil otopsi didapati pada kepala korban bekas terkena pukulan benda tumpul yang mengakibatkan korban meninggal kemudian dimasukkan kedalam bak air kamar mandi kosnya.
 
Dalam hal ini polisi juga akan mengembangkan penyidikan pada kasus pembunuhan yang terjadi tahun 2013 lalu. Seorang eks PSK yang juga berprofesi sebagai purel ditemukan mati di kamar mandi. Sama dengan Nina, pada sekujur tubuh korban ditemukan sarat luka bekas hantaman benda tumpul. Hingga saat ini kasusnya belum juga terungkap. Melihat modusnya, diduga AN juga sebagai pelakunya. "Karena modus yang dilakukan hampir sama. Diduga ini dilakukan pelaku yang sama," pungkasnya.

Advertiser