Rabu, 14 Mei 2014

Dua Kecamatan di Trenggalek Terendam Banjir

Beritatrenggalek.com - Banjir bandang di Trenggalek, Jawa Timur sejak Rabu dini hari menyebabkan ratusan rumah di Kecamatan Gandusari dan Kampak terendam banjir. Aktivitas pasar tradisional juga terganggu, bahkan sebagian lumpuh total karena genangan air merendam setengah tinggi kios.

Seperti dikutip dari merdeka.com, tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian akibat kelumpuhan aktivitas ekonomi dan sejumlah kerusakan ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Beberapa desa yang diterjang banjir bandang antara lain Desa Bendoagung, Senden (Kecamatan Kampak), Desa Ngrayung, Sukorejo, dan Gandusari (Kecamatan Gandusari).

Banjir disebabkan guyuran hujan deras sejak Selasa (13/5) malam sehingga memicu peningkatan debit air sungai-sungai dari arah pegunungan setempat.

Pada pukul 01.00 WIB, banjir dilaporkan mulai menggenani perkampungan di Kecamatan Kampak dan Gandusari, sehingga memaksa sebagian warga mengungsi ke daerah aman.

Luapan air bah kemudian juga menyebabkan puluhan hektare areal persawahan yang memasuki musim tanam maupun menjelang panen mengalami kerusakan.

"Di Pasar Ngrayun, ketinggian air mencapai satu meter dan menyebabkan aktivitas pasar lumpuh total," tutur Mutakin, warga Gandusari.

Kendati terus menyurut, genangan air juga masih terlihat di sejumlah ruas jalan, sehingga arus lalu lintas menjadi tersendat. Pengendara harus melintas ekstra hati-hati karena air bah terus mengalir dengan kedalaman di atas 25 sentimeter.

"Daerah sini memang menjadi langganan banjir tiap kali turun hujan deras di daerah pegunungan," terang Ahmad Yani, pekerja swasta di Desa Senden, Kecamatan Kampak.

Advertiser