Minggu, 11 Mei 2014

Dihadang, Perampok Tembak Mobil Patroli Polisi Trenggalek

Beritatrenggalek.com - Rumah seorang marketing alat kesehatan di Desa Pule, Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Minggu (11/5) dinihari disatroni empat orang kawanan perampok bersenjata api.

Korban adalah Yulianto (37), Warga Dusun Depok, Desa Pule, Kecamatan Pule. Menurut Yulianto, perampokan yang dia alami terjadi sekitar pukul 01.00 WIB.

Saat kejadian, korban yang diketahui sebagai marketing alat kesehatan salah satu PT di Jakarta wilayah Jawa Timur baru saja tidur. Tak lama kemudian dua unit motor yang dikendarai empat orang dengan memakai helem teropong berhenti di depan rumah korban. "Waktu itu saya baru tidur sekitar setengah jam," tuturnya seperti dikutip dari antarajatim.com.

Menurut keterangan Yulianto, pelaku yang berjumlah empat orang masuk rumahnya dengan cara mencongkel daun jendela. Begitu berhasil masuk rumah, keempat pelaku kemudian menyekap korban serta seluruh keluarganya.

Pelaku yang juga membawa senjata tajam berupa clurit juga sempat menyandra istri Yulianto, Rita (35) dan memaksanya menunjukan barang berharga di dalam rumah mereka.

Dalam aksinya, pelaku membawa kabur mobil Nissan Grand Livina nopol L 1437 P, serta hampir seluruh barang berharga berupa perhiasan, alat elektronik. Selain itu uang dalam bentuk dolar serta rupiah ikut digasak kawanan perampok tersebut.

Setelah seluruh barang berharga, uang, alat elektronik didapatkan, pelaku kemudian memasukannya ke dalam mobil korban dan langsung kabur.

Mengetahui para pelaku telah pergi, dua anak korban yang semula pura-pura tidur dan tidak meyadari kedatangan mereka kemudian bergegas melepaskan ikatan tangan kedua orang tuanya. "Saya langsung melapor ke polsek Pule," katanya.

Sesaat setelah kejadian dan lepas dari sekapan kawanan perampok, korban kemudian berteriak minta pertolongan kepada warga sekitar.

Dari Polsek Pule ini kemudian dilaporkan adanya kejadian perampokan tersebut dan dilakukanlah operasi pencegatan di sejumlah titik ruas jalur pelarian. Para pelaku juga sempat terlibat kontak senjata dengan polisi yang melakukan upaya penyergapan di jalur pelarian mereka ke arah Malang.

"Setelah menembak mobil patroli polisi dan melempar bondet (bom ikan) ke arah Mapolsek Pogalan, pelaku menghentikan mobil Grand Livina hasil jarahannya di jalan raya Desa Kedunglurah karena kami hadang menggunakan truk," kata Kapolres Trenggalek, AKBP Denny Setya Nugraha Nasution.

Namun, pelaku yang diduga komplotan perampok dari daerah Pasuruan-Lumajang atau Malang selatan tersebut kabur mengendarai dua unit sepeda motor jenis Yamaha Vixion dan RX King, menuju arah timur.

Sementara mobil Grand Livina berikut sebagian besar harta benda hasil jarahan dari rumah Yulianto dibiarkan ditinggal di tepi jalan raya Trenggalek-Tulungagung di Desa Kedunglurah.

Advertiser