Senin, 10 Maret 2014

Wereng Serang Ratusan Hektare Padi di Trenggalek

Beritatrenggalek.com - Ratusan hektare tanaman padi tersebar di 11 kecamatan di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, gagal panen atau puso akibat serangan hama wereng yang melanda wilayah tersebut selama dua bulan terakhir.

Kepala Dinas Pertanian  Kehutanan dan Perkebuhan (Disperhutbun)  Kabupaten Trenggalek Joko Surono, Senin (10/3) mengatakan, Saat ini ada serangan wereng sejumlah 218 hektare di sebelas kecamatan, wilayah paling parah berada di Kecamatan Gandusari dengan luasan mencapai 115 hektare serta Kecamatan Pogalan sebanyak 45 hektare.

Ancaman hama wereng semakin mengkhawatirkan karena jika dinas pertanian gagal mengendalikan persebarannya, 1.072 hektare tanaman padi di sekitar area endemi diprediksi mengalami kerusakan yang sama. "Ada 1.072 hektare (tanaman padi) yang ikut terancam. Terkait ini kami sudah mengendalikan sekitar 128 hektare," kata Joko.

Joko mengimbau masyarakat petani untuk aktif melapor ke dinas pertanian apabila terjadi serangan wereng.

Ia mengatakan ledakan hama wereng diprediksi mencapai puncaknya pada bulan Juni mendatang.

Hal ini di dasarkan pada kondisi cuaca serta pengamatan terhadap perkembangan hama di beberapa kecamatan di daerah tersebut.

Sebelumnya, Dinas Pertanian Kabupaten Trenggalek membagikan pestisida gratis kepada ratusan petani di Kecamatan Pogalan untuk mengantisipasi serangan hama wereng yang telah merusak sekitar 50-an hektare tanaman padi di daerah tersebut.

Tanaman padi yang terserang hama wereng coklat dan hijau biasanya ditandai perubahan warna daun yang menguning dalam tempo singkat. Beberapa hari kemudian daun serta batang padi berubah memerah dan mati.

Dari hasil penelitian petugas lapang, didapati tanaman padi yang terserang hama wereng mayoritas jenis hibrida.

Varietas ini dianggap memiliki kerentanan tinggi terhadap serangan hama karena kurang memiliki kekebalan terhadap penyakit.

, Trenggalek, 10/3 - Ratusan hektare tanaman padi di 11 kecamatan di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur terserang hama wereng, akibatnya para petani setempat terancam gagal panen. 

Kepala Dinas Pertanian  Kehutanan dan Perkebuhan (Disperhutbun)  Kabupaten Trenggalek Joko Surono, Senin (10/3) mengatakan, dari sebelas kecamatan tersebut wilayah paling parah berada di kecamatan Gandusari dengan luasan mencapai 115 hektare serta kecamatan Pogalan sebanyak 45 hektare.

Untuk mengatasi serangan hama wereng coklat tersebut, dinas pertanian melakukan gerakan "Spot Stop" atau melakukan pembasmian pada kawasan yang terserang.  

"Di Trenggalek saat ini ada serangan wereng sejumlah 218 hektare, kemudian  ada 1.072 hektare (tanaman padi) yang ikut terancam. Terkait ini kami sudah mengendalikan sekitar 128 hektare,"  kata Joko Saat ditemui di kantornya. 

Joko mengakui saat ini jumlah area tanaman padi yang terancam serangan wereng mencapai lebih dari 1000 hektare. Pihaknya berharap, masyarakat untuk segera melapor ke dinas pertanian apabila terjajdi serangan wereng. 

Lanjut dia , Dinas Pertanian Trenggalek meramalkan, pada bulan Juni mendatang bakal terjadi ledakan kasus hama wereng. Hal ini di dasarkan pada kondisi cuaca serta pengamata terhadap perkembangan hama di beberapa kecamatan.

Advertiser