Senin, 10 Maret 2014

Toko Awet Menter Trenggalek Ludes Terbakar

Sebuah toko peralatan listrik "Awet Menter" di Kelurahan Kelutan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Senin (10/3/2014) dini hari ludes terbakar.

Seperti dikutip dari beritajatim.com, tidak ada laporan korban jiwa akibat insiden kebakaran yang diduga berasal dari hubungan pendek arus listrik tersebut. Namun, besarnya kobaran api di kawasan padat penduduk itu sempat membuat warga panik. Bahkan, si jago merah sempat dikhawatirkan menjalar ke Gedung Serba Guna, tempat penyimpanan logistik Pemilu Legislatif yang hanya terpaut jarak 25 meter (m). Beruntung, petugas pemadam kebakaran bertindak cepat. Api berhasil dijinakkan setelah memakan waktu kurang lebih 3 jam.

Lilik Suprihatin, tetangga korban menuturkan, insiden terjadi sekitar pukul 02.00 WIB. Dia mendengar ledakan keras dari toko milik Warsit, tetangganya. Kemudian dia keluar melihat api telah melalap bangunan di lantai dua. " Saya mendengar dua kali ledakan keras dari toko. Seketika, saya dan keluarga keluar. Ternyata toko sudah dalam keadaan terbakar," tutur Lilik Suprihatin

Masyarakat sekitar keluar rumah untuk menyaksikan. Sementara mobil pemadam kebakaran milik pemkab setempat datang ke lokasi, setengah jam kemudian. Tim pemadam dibawah kendali Badan Penanggulangan Bencana Derah (BPBD Trenggalek ini langsung berupaya melokalisir api agar tidak merembet ke rumah yang lain.

Ahmad Budiharto mengatakan, mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran tiga mobil tangki. Menurutnya yang paling penting api tidak menjalar ke rumah tetangga. "Kita mengalami hambatan, karena kondisi toko yang saling berhimpitan dengan bangunan lain. Sehingga pemadaman di lantai dua itu sulit," ujar Budiharto

Budiharto mengaku, belum mengetahui secara pasti penyebab kebakaran. Namun berdasarkan informasi yang didapat, karena konsleting listri. Pemilik toko itu sedang mengisi strom aki dan belum di lepas.

Budiharto menambahkan, Tim Pemadam Kebakaran sempat khawatir. Sebab, lokasi toko hanya 25 meter dari Gedung Serbaguna yang sekarang digunakan lokasi penyimpanan surat suara Pemilu 2014. "Makanya kami tadi sempat koordinasi dengan tim pemadam dari Tulungagung dan Ponorogo, apabila sewaktu-waktu membesar mereka suah siap meluncur ke sini," tambahnya.(bjt)

Advertiser