Rabu, 26 Maret 2014

Puluhan Anggota DPRD Trenggalek Mangkir dari Pemeriksaan BNNK

Puluhan anggota DPRD Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, mangkir dari pemeriksaan urine dan darah yang digelar Badan Narkotika Nasional Kabupaten setempat, Selasa.

Seperti dikutip dari antarajatim.com, dari total 44 anggota dewan yang masih aktif berdinas di kantor DPRD Trenggalek, hanya 20 yang tampak hadir dan mengikuti serangkaian pemeriksaan sampel urine dan darah BNNK bekerja sama dengan Klinik Kesehatan Prodia.

"Kami akan lakukan bertahap. Anggota dewan yang belum terambil sampel urine maupun darahnya dijadwalkan menjalani pemeriksaan serupa pada kesempatan lain," kata Kepala BNNK Tulungagung, AKBP Abdul Syukur.

Dari 20 anggota dewan yang menjalani serangkaian pemeriksaan sampel urine dan darah, tak satu pun bersedia memberi komentar. Mereka langsung menghindar begitu wartawan mendekat dan menanyakan anggota dewan yang tak hadir dan menyerahkan sampel urine.

"Hasilnya sejauh ini nihil, tidak ada yang terbukti positif menggunakan narkoba berdasarkan pemeriksaan sampel urine yang kami lakukan," kata Syukur.

Informasi dari Kesekretariatan DPRD, sebagian besar legislatif tidak hadir ke kantor dewan karena sibuk mengikuti kegiatan kampanye di daerah pemilihan masing-masing.

Pemberitahuan sebenarnya telah dilakukan sehari sebelumnya, namun karena mendadak sebagian tidak bisa memenuhi jadwal pemeriksaan BNNK dengan alasan sibuk kampanye. "Tidak masalah, kami akan segera jadwalkan (pemeriksaan) ulang untuk anggota yang belum," kata Syukur.

Ia mengatakan, BNNK selama ini aktif melakukan kegiatan pemeriksaan urine sejumlah lembaga birokrasi maupun umum untuk mengetahui kadar penggunaan narkoba oleh warga dan PNS. Namun menurut Syukur, dari sekian kali pemeriksaan, tak banyak yang terbukti mengkonsumsi narkoba berdasar hasil uji sampel urine dan darah yang dilakukan BNNK.(ant)

Advertiser