Senin, 17 Maret 2014

Polisi Ungkap Pembunuh Janda Dalam Drum

Kediri - Kepolisian Resor Kota Kediri, Jawa Timur, berhasil mengungkap kasus pembunuhan terhadap Eko Rovita (32), seorang janda beranak dua, asal Dusun Kapurejo, Desa Pagu, Kecamatan Pagu yang mayatnya ditemukan dalam drum bekas, Sabtu (15/3/2014).

Seperti dikutip dari kompas.com, tersangka pelaku adalah Zainul Ibad (22), rekannya sendiri, asal desa Sumberagung Kecamatan Pagu. Pembunuhan tersebut dilakukan tersangka dengan memasukkan korbannya ke dalam drum bekas lalu ditutup menggunakan adonan semen. Posisi korban jongkok dengan tangan terikat. Di sela-sela tubuh korban dan drum disumpal pasir dan pakaian bekas. [Baca: Sadis! Seorang Janda di Kediri Dibunuh dan Dicor Dalam Drum]

Dari hasil pemeriksaan polisi terhadap tersangka, motif pembunuhan tersebut karena kejengkelan tersangka terhadap korban. Korban meminta pertanggungjawaban tersangka sebagai penghubung jual beli sebuah mobil jenis mercy.

Dalam jual beli itu, mobil mercy milik korban dibeli seseorang berinisial SN yang masih keluarga tersangka. Namun jual beli itu bermasalah sehingga korban menemui tersangka.

Pembunuhan itu dilakukan pada Rabu (12/3/2014) di rumah milik Toifur (55), ayah tersangka, yang berada di lingkungan Kelurahan Bandar Kidul, Kota Kediri. Peristiwa itu baru terungkap pada Sabtu (15/3/2014) setelah tetangga korban mencium bau busuk.

Tersangka Zainul mengaku jengkel dengan korban yang terus mempermasalahkan jual beli mobil itu. Puncaknya pada hari Rabu sekitar pukul 5 sore, saat korban mendatangi tersangka di Bandar Kidul. "Saya bilang ke dia (korban) bahwa itu (jual beli) bukan urusan saya," kata Zainul saat ekspos kasus di Mapolres Kediri Kota, Minggu (16/3/2014).

Zainul Ibad menambahkan, korban terus mendesaknya dan terjadi cekcok mulut, hingga pemukulan oleh korban. Pemukulan itulah yang menyebabkan amarahnya memuncak sehingga dia mencekik korban hingga kehabisan nafas.

Pria yang bekerja serabutan ini kemudian panik lalu menyembunyikan mayat itu ke dalam drum. Kepala Polres Kediri Kota, Ajun Komisaris Budhi Herdi Susianto mengatakan, kasusnya terus dikembangkan. "Hingga saat ini kita sudah periksa tujuh saksi berkenaan dengan tindak pidana pembunuhan itu," kata Ajun Komisaris Besar Budhi Herdi Susianto.(kmps)

Advertiser