Jumat, 21 Maret 2014

KPU Trenggalek Lipat 4.000 Surat Suara Cadangan

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Trenggalek, Jawa Timur mulai melanjutkan proses pelipatan surat suara cadangan sebanyak 4.000 lembar.

"Surat suara cadangan ini disiapkan mengantisipasi jika terjadi coblosan ulang di sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) ataupun lonjakan pemilih dari luar daerah dan akan didistribusikan setiap daerah pemilihan, masing-masing disediakan seribu lembar," kata Sekretaris KPU Trenggalek, Wiratno, Kamis (20/3), seperti dikutip dari antarajatim.com.

Namun, ia menjelaskan bahwa proses distribusi surat suara cadangan tidak akan dilakukan bersamaan dengan surat suara reguler maupun logistik pemilu lainnya, melainkan disimpan terlebih dahulu di gudang KPU setempat.

Menurut keterangan Wiratno, surat suara cadangan tersebut baru akan dikirim setelah ada keputusan pemilu ulang.

"Khusus untuk pemilu ulang. Di surat suaranya juga ada tanda pemilu ulang," jelasnya.

Sementara, terkait surat suara rusak yang ditemukan saat proses pelipatan beberapa waktu lalu, Wiratno mengatakan sampai saat ini belum ada konfirmasi resmi dari KPU pusat mengenai jadwal pengiriman logistik pengganti dari perusahaan pelaksana.

Ia hanya menyatakan KPU sudah mengirimkan data serta surat terkait 3.038 surat suara pemilu legislatif yang dinyatakan rusak. Sesuai aturan, 3.038 surat suara Pemilu legislatif yang rusak tersebut akan dilaporkan ke KPU pusat untuk segera ditindaklanjuti.

Ia menambahkan, walaupun dinyatakan cacat, surat suara yang tersortir tersebut tidak langsung dimusnahkan begitu saja. Melainkan akan dipersiapkan untuk digunakan sebagai cadangan jikalau surat suara cadangan yang dikirimkan KPU Pusat kurang.

Seluruh surat suara Pemilu saat ini masih diamankan di Gedung Serbaguna Kelutan, Jalan Soekarno-Hatta Trenggalek.

KPU Trenggalek memberlakukan penyegelan pintu masuk gedung serbaguna untuk memastikan keamanan surat suara yang ada.

Sejumlah anggota polisi disiagakan untuk mengamankan surat suara yang baru akan digunakan 9 April mendatang.

Advertiser