Selasa, 04 Februari 2014

Sistem Pelayanan Dispenduk Capil Trenggalek Dirombak, Pengunjung Antri Panjang

Beritatrenggalek.com - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, pada Senin (03/02),merubah tata ruangan untuk meminimalisir calo dan memberi kenyamanan kemudahan bagi para pemohon pelayanan.

Perubahan tata ruangan terdapat pada ruangan pelayanan KTP, KK dan surat pindah. Suasana ruangan di desain mirip pelayanan samsat, bahkan ada yang bilang menyerupai tempat pelayanan paspor di kantor imigrasi.

Sistem baru tersebut untuk meminimalisir calo yang sering menarik pungutan besar terhadap pemohon.

Namun perubahan itu, terjadi kasak-kusuk dari para pegawai di dalam, bahwa dengan sistem baru ini ada berbagai kelemahan.

Hal ini juga diamini hampir seluruh pegunjung yang ada, salah satunya YT, perangkat desa dari Kecamatan Munjungan.

YT mengatakan, proses yang baru ini sedikit lama dan berliku karena ada tambahan biodata di masing-masing map, selain itu untuk pemohon kolektif hanya diperbolehkan membawa tidak lebih dari 5 berkas.

"Antrian panjang, harus sabar menanti menunggu panggilan. Dalam kantor juga sangat pengap karena tidak ada kipas angin, bikin keringatan," katanya.

Tidak cukup sampai disitu, hampir semua pengunjung juga mengeluhkan kamar mandi yang kumuh karena sistem pengairan yang amburadul dan tidak terawat.
Namun ada kabar gembira, dengan diberlakukannya UU No.24 tahun 2013 tentang administrasi kependudukan, sesuai dengan pasal 87A bahwa biaya dibebankan kepada APBN. Namun untuk denda keterlambatan pelaporan masih tetap berlaku karena mengacu pada Perda, tapi sampai saat ini masih menunggu perpres turun.(Bam)

Penulis: Bambang Taruna

Advertiser