Minggu, 23 Februari 2014

Perhutani Lepas 130 Hektar Hutan Untuk Proyek Infrastruktur di Trenggalek

Kementerian Kehutanan menyetujui permohonan pengajuan tukar-guling 130 hektare lahan hutan untuk pembangunan sejumlah proyek di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.

Seperti dikutip dari surabaya.bisnis.com, rincian lahan Perhutani yang dibebaskan atau ditukar-guling dengan lahan baru itu masing masing untuk proyek JLS seluas 118 hektare, pembangunan Bendungan Nglinggis seluas delapan hektare, pengungsian Dukuh Tumpak Dolo, Desa Depok Kecamatan Bendungan tiga hektare serta pengungsian Tumpak Mulyo, Desa Ngares Kecamatan Trenggalek tiga hektare.

Kepastian persetujuan itu disampaikan Wakil Administratur Perhutani BKPH Kediri Selatan, Wahyu Tri Atmojo, menanggapi proses pembebasan lahan proyek jalur lintas selatan (JLS) dan Waduk/Bendungan Nglinggis. "(Surat) resminya belum turun, tapi prinsip Kementerian Kehutanan telah menyetujui tukar-guling dengan luasan sekitar 130 hektare," kata Wahyu kepada wartawan, Sabtu (22/2/2014).

Menindaklanjuti hal itu, kata Wahyu, Kemenhut juga telah meminta pemerintah pusat, provinsi maupun daerah agar melengkapi persyaratan yang wajib dipenuhi.

Salah satunya adalah pembuatan peta lahan yang ditukargulingkan dengan pengukuran yang melibatkan pihak Perhutani. Hasil pengukuran berupa peta lokasi akan dilampirkan dalam syarat pengajuan tukar-guling kepada Kementerian Kehutanan.

Terkait lahan pengganti yang sudah disediakan, Wahyu mengaku saat ini sudah ada kesepakatan tentang lokasi lahan penganti tukar guling. Hanya saja lokasinya tidak berada di wilayah Kabupaten Trenggalek, melainkan di Kabupaten Bondowoso.(sb)

Advertiser