Senin, 17 Februari 2014

Forum Trenggalek Peduli Bantu Warga Pule

Forum Trenggalek Peduli (FTP), Jumat (14/2), memberangkatkan Sujio Al Saiful Huda, pasien kerusakan ginjal dari Desa Pule RT 39 RW 20 Kecamatan Pule ke RSUD Gambiran Kediri, Jawa Timur.

Bersama pihak keluarga pasien, Forum Trenggalek Peduli diwakili Syuhadak selaku koordinator  lapangan pukul 10.00 langsung berangkat ke RSUD Gambiran.

"Forum Trenggalek Peduli bergerak cepat terhadap pasien setelah sebelumnya kita bersama teman-teman mendatangi RSUD dr Soedomo terkait masalah yang dihadapi pasien," ujar Syuhadak.

Syuhadak menambahkan, forum selama ini terus berkoordinasi dengan pihak keluarga agar pasien bisa diberangkatan. Langkah berani kami ambil walau dana dalam sangat terbatas.
"Alhamdulillah, hari Jumat FTP berhasil membawa pasien ke rumah sakit. Pihak rumah sakit juga menyambut kami dengan sangat baik," kata pria yang juga Ketua PMII Trenggalek ini.

Syuhadak menjelaskan, pasien berada di rumah sakit selama tiga hari, tapi pasien diharuskan kontrol. "Hari ini pasien diperbolehkan pulang. Untuk semua biaya rumah sakit, Alhamdulillah semua gratis. Forum menyumbang 500.000 untuk biaya pemberangkatan," tambahnya.

Sementara itu, RD Pranata selaku Ketua Umum Forum Trenggalek Peduli mengatakan, forum akan berusaha semaksimal mungkin untuk membantu beliau.

"Untuk biaya kontrol nanti, Insaallah kita akan bantu beliau, kita sudah siapkan sedikit dana dari rekening Forum Trenggalek Peduli," katanya.

RD Pranata mengucapkan banyak terima kasih kepada teman-teman dan juga seluruh warga Trenggalek yang telah memberikan sumbangan ke rekening Forum Trenggalek Peduli.

"Tanpa bantuan dari warga Trenggalek, tidak mungkin kita bisa berjalan sejauh ini. Terima kasih juga untuk Pak Arif Witanto dan teman-teman peduli kesehatan yang terus membimbing forum," ucapnya.

Sementara itu, Arif Witanto selaku Koordinator Dewan Kesehatan Rakyat merasa bangga kepada pemuda-pemuda Trenggalek atas kepedulian terhadap sesama, khususnya di bidang kesehatan.

"Kasihan bila warga miskin dikenakan biaya rumah sakit, makanya perlu peran aktif semua unsur, termasuk yang dilakukan Forum Trenggalek Peduli. DKR siap mendampingi pasien miskin bila ada yang ganjil dalam penangganan pasien," ujarnya.

Untuk diketahui, Sujio Al Saiful Huda adalah salah satu pemegang kartu Jamkesmas. Pada tanggal 25 Januari 2014 keluarga membawanya ke RSUD dr. Soedomo Trenggalek. Menurut hasil lab dokter, Ia menderita kerusakan ginjal. Setelah beberapa hari dirawat di Ia diperbolehkan pulang.

Sebelum mengurus BPJS Sujio dikenakan biaya Rp.496.000, agar gratis disarankan daftar BPJS Mandiri.

Peristiwa itu tersebut, perwakilan semua unsur, baik dari LSM, Pers, Mahasiswa, Forum Trenggalek Peduli, Korban pelayanan RSUD Trenggalek, Komunitas dunia maya, seperti Grup facebook Info Seputar Trenggalek, Cah Galek, Kabar Trenggalek dan Cah Galek (Bebas Banned) mendatangi RSUD dr Soedomo meminta kejelasan status Sujio.

Hasilnya, RSUD dr.Soedomo Trenggalek mencabut kepesertaan Saiful Huda dalam Program BPJS Mandiri dan mengembalikan status Jamkesmas.

Advertiser