Selasa, 28 Januari 2014

Polisi Trenggalek Tembak Dua Pelaku Curanmor

Beritatrenggalek.com - Polisi Trenggalek, Jawa Timur, menembak dua anggota sindikat pencurian kendaraan bermotor saat mencoba kabur dari sergapan petugas di salah satu tempat penitipan sepeda motor di Tulungagung, Selasa (27/1).

Seperti dikutip dari antarajatim.com, Kasubbag Humas Polres Trenggalek, AKP Siti Munawaroh mengatakan, dua tersangka curanmor yang ditembak masing-masing adalah MS (27), warga Desa Tanggung, Kecamatan Padang Kabupaten Lumajang, dan AS (23), Warga Desa Karangsari, Kecamatan Kepanjen, Malang.

Kedua pelaku yang diidentifikasi sebagai kelompok pelaku curanmor spesialis puskesmas dan klinik-klinik kesehatan itu, dilumpuhkan masing-masing dengan sebutir peluru pada bagian kaki.

Polisi kemudian membawa mereka ke RS Bhayangkara sebelum kemudian menahan keduanya di tahanan Polres Trenggalek untuk menjalani serangkaian penyidikan.

Penangkapan keduanya dilakukan setelah tim reserse melakukan penyelidikan terhadap beberapa kasus curanmor, salah satunya yang terjadi di Puskesmas Baruharjo, Durenan dan Desa Sambirejo, beberapa waktu lalu.

Hasil penyelidikan selama beberapa hari, polisi berhasil mengidentifikasi keberadaan beberapa motor hasil curian kedua tersangka yang dititipkan di salah satu tempat penitipan sepeda motor di wilayah Kabupaten Tulungagung. "Selanjutkan kami melakukan pengintaian dan saat pelaku hendak mengambil barang tersebut, tim Buser langsung melakukan penyergapan," ujar Siti.

Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti tiga sepeda motor, yakni Honda Vario nomor polisi AG 4523 SX, Yamaha Mio AG 2021 OH dan Honda Vario CBS Techno W 5677 ZR. "Jadi, untuk sindikat ini, TKP-nya (tempat kejadian perkara) berada di Puskesmas Barujarjo dan klinik kesehatan di Pandean, Kecamatan Durenan. Mereka melakukan pencurian dengan menggunakan kunci T," imbuhnya.

Setiap menjalankan aksi kejahatan, biasanya barang hasil curian terlebih dahulu dititipkan para pelaku di tempat penitipan sepeda motor. Hasil kejahatan itu baru diambil setelah situasi dianggap telah aman, lalu dibawa kabur ke luar kota. "Saat dititipkan itu mereka juga kembali melakukan aksi pencurian, sehingga begitu keluar kota ada beberapa motor yang dibawa," ujar Siti.

Pada saat hampir bersamaan, petugas Satreskrim juga berhasil menangkap seorang pencuri spesialis rumah penduduk dan perkampungan berinsial Ng (24). "Pelaku satu ini memiliki sindikat sendiri dan jaringannya sedang kami selidikin," katanya.

Ketiga tersangka harus mendekam di taahanan Polres Trenggalek dan terancam pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.(ant)

Advertiser