Kamis, 02 Januari 2014

Baru Dua Bulan, Plengsengan Dam Dawuhan Sudah Ambrol

Beritatrenggalek.com - Baru beberapa bulan selesai dikerjakan, proyek dam Dawuhan Desa Dawuhan, Kecamatan/Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur senilai Rp 500 juta sudah ambrol.

Proyek yang dulu memicu kontroversi saat proses tendernya itu, tergolong baru saja rampung proses pembangunannya.

Dam sekaligus bendungan yang didanai APBD Trenggalek tahun anggaran 2013 itu baru diserahkan kepada Pemkab Trenggalek sekitar dua bulan lalu. “Saya tidak tahu betul urusan teknis, tetapi kelihatan plengsengannya ambrol karena kualitasnya kurang bagus,” ujar Munaji, warga Desa Dawuhan saat berada di lokasi dam, Rabu (1/1/2014), seperti dikutip dari tribunnews.com.

Ia menduga, tanah urukan dekat plengsengan itu juga kurang padat sehingga labil dan mudah ambrol saat hujan deras.

Munaji dan petani lain cukup menyesalkan rusaknya dam itu karena jika tidak segera dibenahi, dapat berpengaruh pada pasokan irigasi persawahan mereka di musim kemarau nanti.

Ia berharap, Pemkab Trenggalek tidak membiarkan kerusakan itu berlarut-larut. Para petani pun sudah melapor kepada perangkat desa yang diteruskan ke pejabat kecamatan hingga kabupaten.

Terpisah, Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pengairan, Janu Rianto, melalui Kepala Bidang Pemeliharaan, Sukamto, mengaku sudah mengecek ambrolnya plengsengan yang dibangun CV Insan Cita Enginering dari Sutojayan, Kabupaten Blitar itu.

Menurut dia, sesuai aturan dalam Keputusan Presiden 56 Tahun 2010 tentang Pedoman Pelaksaan Pengadaan Barang dan Jasa, proyek tersebut masih menjadi tanggung jawab rekanan.

"Itu masih dalam masa pemeliharaan sehingga tanggungjawab semuanya ada pada rekanan," katanya.

Ia menambahkan, sesuai aturan pula, pihaknya dapat menahan uang jaminan dari pihak rekanan selama kerusakan itu belum dibenahi.

Advertiser