Sabtu, 14 Desember 2013

Warga Terdampak Bendungan Tugu Tuntut Ganti Rugi Rp1 Miliar

Beritatrenggalek.com - Proses negosiasi nilai ganti rugi pembebasan lahan untuk pembangunan bendungan di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur berjalan alot.

Sebagian warga terdampak proyek Bendungan Tugu mengaku masih belum menemukan kata sepakat dengan nilai ganti rugi yang ditawarkan pemerintah. Akibatnya, tawar-menawar yang dilakukan mulai Kamis (12/12) hingga Jumat belum berhasil 100 persen.

"Sampai saat ini tanah kami belum 'deal' karena pemerintah menawar dengan harga Rp100 juta, sedangkan kami minta Rp200 juta," kata Dwi Saputro, warga Dusun Pacar, Desa nglinggis, Kecamatan Tugu, seperti dikutip dari antarajatim.com.

Menurut dia, nilai ganti rugi yang ditawarkan pemerintah masih jauh di bawah harga pasaran, sehingga pihaknya meminta untuk dilakukan negosiasi ulang. "Ini masih menunggu giliran, kalau memang nilainya sesuai ya akan kami lepaskan, kalau belum maka kami tahan dulu," ujarnya.

Ia mengaku, tidak akan mempersulit pemerintah untuk proses pembebasan lahan, hanya saja pihaknya meminta nilai yang ditawarkan tidak terlalu jauh dari permintaan warga.

Hal senada juga disampaikan oleh warga yang lain, menurutnya proses negosiasi akan berjalan lancar apabila warga mendapatkan hak yang sesuai. "Ini masih tarik ulur, kami minta seluruh aset tanah dan bangunan dihargai Rp1 miliar, semoga saja hari ini bisa sepakat," katanya.

Sementara itu, sejumlah warga lain mengaku telah mencapai kata sepakat atas nilai pembebasan lahannya. Nur Handik, misalnya, ia mejelaskan tanah dan bangunan seluas 933 meter persegi dibeli pemerintah seharga Rp381 juta.

"Untuk petak lain berupa tanah saja, seluas 1.120 meter persegi dibeli Rp163 juta, sehingga totalnya Rp544 juta. Alhamdulillah ini sudah sesuai dengan keinginan," kata Nur Handik.

Bahkan, ia mengaku nilai dua bidang tanah yang disepakati tersebut lebih tinggi dari yang dibayangkan.

Sementara itu, Kepala Bagian Pemerintahan Pemkab Trenggalek, Totok Rudijanto mengklaim negosiasi harga ganti rugi tah berjalan lancar. Dari 37 warga yang diundang 90 persennya telah mencapai kata sepakat.

"Kalau kemarin memang masih ada enam bidang yang sepakat, karena sebagian warga masih ada yang musyawarah dengan keluarganya masing-masingn" ujarnya.

Pihaknya optimistis, hari ini seluruh warga yang Dusun Pacar yang terkena dampak pembangunan bendungan Tugu sepakat dengan nilai ganti ruginya.

Disinggung mengenai jumlah anggaran yang dialokasikan untuk pembebasan tahap tahap pertama ini mencapai Rp7 miliar. "Kebetulan kalau masalah anggaran ini yang mennangani BBWS (balai besar wilayah sungai) Jawa Timur, namun kalau tidak salah diawal itu disediakan Rp5 miliar, kemudian ditambah Rp2 miliar," imbuhnya.

Rencananya, Pemerintah Kabupaten Trenggalek bakal membangun bendungan berskala besar di Desa Nglinggis Kecamatan Tugu. Pembangunan tersebut bakal didanai oleh APBN dengan anggaran mencapai Rp550 miliar dan 44 KK harus kena dampaknya.(ant)

Advertiser