Senin, 30 Desember 2013

Terlibat Sindikat Narkoba, Oknum Polisi Trenggalek Teracam Dipecat

Beritatrenggalek.com - Oknum polisi dari Polres Trenggalek, Jawa Timur, Aipda Saifudin, terancam dipecat dari satuannya karena diduga terlibat dalam sindikat peredaran narkoba.

Kapolres Trenggalek AKBP Denny Setya Nugraha Nasution, Senin (29/12) mengatakan, Saat ini kami masih menunggu putusan Mahkamah Agung (MA) terkait kasasi yang diajukan jaksa penuntut (umum).

Denny menjelaskan, Aipda Saifudin yang sebelumnya bertugas di Polsek Tugu itu ditangkap jajaran Ditreskoba Polda Jatim pada sekitar awal tahun 2013.

Di tingkat Pengadilan Negeri di Tulungagung, Aipda Saifudin dipidana hukuman delapan bulan penjara, kemudian diperberat menjadi 11 bulan penjara di tingkat Pengadilan Tinggi Jatim. Namun, vonis hukuman itu belum dinyatakan "incraht" (berkekuatan hukum tetap) karena masih dalam proses kasasi di tingkatan Mahkamah Agung.

"Kami belum bisa memprosesnya karena belum 'incracht' yakni masih menunggu putusan kasasi. Apabila sudah jelas, kami akan menggelar sidang Komisi Kode Etik Profesi (KKIP) di polres sini," jelasnya seperti dikutip dari antarajatim.com.

Denny berjanji untuk menjatuhkan sanksi tegas terhadap oknum polisi bersangkutan, termasuk kemungkinan pemecatan. "Ini masuk kategori pelanggaran berat sehingga sanksinya bisa pemecatan," tandasnya.

Denny menambahkan, selama kurun waktu setahun terakhir tercatat sembilan polisi yang melakukan pelanggaran disiplin. Jumlah tersebut menurun dari tahun sebelumnya yakni 12 kasus. "Sebagian besar dari pelanggaran disiplin yang dilakukan oleh anggota kami adalah tidak masuk dinas, anggota yang melanggar ini sudah dilakukan pembinaan dan dijatuhkan sanksi sesuai dengan ketentuan," ujarnya.

Denny mengimbau seluruh anggota polisi yang berada di bawah kendalinya untuk selalu berpegang teguh pada peraturan perundang-undangan yang berlaku serta menjujung tinggi korps kepolisian. "Disiplin itu sudah seharusnya menjadi kebutuhan bagi setiap anggota polisi, mereka harus menjadi pelopor dan contoh bagi masyarakat," katanya.(ant)

Advertiser