Minggu, 22 Desember 2013

Mengemudi Sambil Bercanda, Avanza Terbalik

Berita Ponorogo - Sebuah mobil avanza terguling di jalur tengkorak Jl Raya Ponorogo - Trenggalek, Dusun Brajan, Desa Prayungan, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, Minggu (22/12/2013).

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut, Akan tetapi, mobil hancur usai terbalik dan terhenti setelah menabrak pohon besar di pinggiran jalan raya itu dan bagian bodi depannya masuk ke sungai. Kecelakaan tunggal itu sempat membuat arus lalu lintas tersendat lantaran sejumlah pengguna jalan berhenti ingin menyaksikan kecelakaan tunggal itu.

Awalnya, Mobil Toyota Avanza berwarna hijau daun dengan nopol AE 1348 BH yang dikemudikan Sigit Priyo Djatmiko (26) warga RT 01, RW 02, Desa Sambilawang, Kecamatan Bungkal, Ponorogo tersebut melaju kencang diperkirakan 60-80 Kilometer per jam, meluncur dari arah Ponorogo (barat) menuju Trenggelak (timur).

Sesampinya di lokasi kejadian, mobil bernumpang sekeluarga yakni Sigit Priyo Djatmiko, istri dan seorang anaknya itu langsung nylonong ke kiri dan menabrak kayu di tepian jalan.

Kemudian menabrak plengsengan sungai dan berhenti setelah mobil menabrak pohon akasia besar di pinggiran jalan itu. Bangkai mobil dalam kondisi terbalik, miring dan bodinya ringsek parah.

Sedangkan ketiga penumpang yakni Sigit Priyo Djatmiko bersama istrinya, Suharning (21) dan seorang putrinya, Afdelia Rhadin (4) selamat hanya mengalami luka ringan. Hanya saja sopir, Sigit mengalami kening sobek sekitar 7 sentimeter. Sedangkan anak dan istrinya  tidak mengalami luka akan tetapi masih syok berat.

Usai ketiganya dilarikan ke Puskesmas Sawoo dan mendapat perawatan tim medis, Sigit mengaku jika saat kejadian itu dirinya sedang bergurau dengan anaknya. Kemudian lengah dan tiba-tiba mobil sudah nyelonong dan tidak bisa dikendalikan lantaran melaju agak kencang. "Saya saat itu mengemudi sambil bergurau dengan anak saya," terang Sigit, Minggu (22/12/2013), seperti dikutip dari tribunnews.com.

Sementara, Kapolsek Sawoo AKP Sudaroini menjelaskan kecelakaan yang mengakibatkan minibus masuk sungai disebabkan karena sopir yang membawa keluarganya itu bergurau dengan anaknya. "Setelah kami mintai keterangan kecelakaan tunggal yang mengakibatkan mobil Avanza terguling itu karena sopir membawa anak dan istrinya sedang bergurau dengan anaknya yang masih usia empat tahun. Ini faktor kelengahan pengemudi," jelasnya.

Selain itu, Sudaroini menegaskan semua penumpang sebanyak tiga orang selamat hanya sopir yang mengalami luka ringan.

"Semua selamat dan hanya sopir yang luka sobek di dahi. Tetapi setelah dijahit ketiganya sudah diijinkan pulang oleh tim medis Puskesmas Sawoo," pungkasnya.

Sumber: tribunnews.com

Advertiser