Senin, 30 Desember 2013

Jembatan Mlinjon Hancur Diterjang Banjir

Beritatrenggalek.com - Hujan deras yang masih melanda wilayah Trenggalek, Jawa Timur mengakibatkan Kerusakan infrastruktur diwilayah tersebut terus terjadi. Kali ini, giliran Jembatan Pengkol di Dusun Dawuhan, Desa Mlinjon, Kecamatan Suruh yang hancur akibat derasnya Sungai Pengkol di bawahnya.

“Tidak ada korban jiwa, tetapi transportasi antardesa jadi putus. Kami harus berputar jalan yang sangat jauh kalau mau keluar desa,” keluh Supandi (45), warga Dusun Dawuhan, Minggu (29/12/2013), seperti dikutip dari tribunnews.com.

Seingat dia, jembatan sepanjang 30 meter dan selebar 3 meter iu memang sudah sangat lama dibangun, sekitar tahun 1986.

“Dulu biayanya dari hasil swadaya masyarakat,” kata Supandi mengenang pembangunan jembatan berusia lebih dari seperempat abad itu.

Jembatan itu tergolong vital bagi warga Desa Mlinjon dan sekitarnya karena Sungai Pengkol yang curam mustahil dilintasi kendaraan apapun.

Selama ini, jembatan itu merupakan akses utama antara Kecamatan Mlinjon-Kecamatan Dongko, Kecamatan Mlinjon-Kampak dan Kecamatan Mlinjon-Karangan.

Jembatan itu putus karena pondasinya di sisi timur ambrol. Itu akibat abrasi arus sungai yang banjir bandang selama beberapa hari terakhir.

“Warga sini kaget, tiba-tiba ada suara gemuruh, kemudian terdengar suara benturan keras, ternyata jembatan itu yang putus,” katanya.

Guna mengatasi kondisi itu, penduduk desa bergotong royong membangun jembatan darurat berbahan bambu. Mereka merakit ratusan batang bambu, kemudian memasangnya persis di atas jembatan yang rusak.

“Ini hanya bisa dilewati sepeda motor atau pejalan kaki, tetapi ya harus hati-hati, pelan-pelan,” imbuh Binti, warga terdekat jembatan itu.

Sebelumnya juga diberitakan jembatan gondoarum Panggul Trenggalek juga ambrul setelah dihantam banjir bandang.

Advertiser