Selasa, 03 Desember 2013

Bupati Trenggalek Masih Rangkap Jabatan Ketua DPC PDIP

Beritatrenggalek.com-Bupati Trenggalek Mulyadi WR hingga saat ini masih merangkap jabatan sebagai pelaksana harian Ketua DPC PDI Perjuangan setempat, meski masa penunjukkannya telah berakhir 29 Oktober 2013. "Kalau sesuai SK (surat keputusan) DPP PDIP harusnya memang hanya sampai 29 Oktober lalu, tapi hingga hari ini belum ada SK baru turun terkait status ketua DPC," kata salah satu pengurus DPC PDIP Trenggalek, Budi Santoso, Selasa (3/12), seperti dikutip dari antara.

Ia menambahkan, Karena belum ada kebijakan resmi dari DPP, pelaksana harian ketua DPC PDIP Trenggalek akan tetap dijabat Bupati Mulyadi.

Budi menjelaskan, sesuai aturan yang tercantum dalam anggaran dasar/anggaran rumah tangga (AD/ART) PDIP, pejabat sementara ketua DPC tidak bisa diganti ataupun diberhentikan selama belum ada keputusan resmi dari DPP PDIP.

Selain SK, penunjukkan pelaksana harian itu sendiri sebenarnya bisa ditentukan melalui mekanisme rapat pengurus di tingkat DPP PDIP. Namun, tahapan inipun sejauh ini belum pernah dilakukan di tingkatan pengurus pusat partai berlambang kepala banteng moncong putih tersebut, sehingga status Mulyadi sampai saat ini dipertahankan.

Pihak DPC PDIP Trenggalek sendiri sebenarnya tidak tinggal dia menyikapi kekosongan kekuasaan di organisasi partai mereka.

Sejumlah nama telah diajukan sebagai pengganti Sanimin Akbar Abbas yang dicopot dari jabatan Ketua DPC PDIP karena tersandung kasus korupsi, di antaranya Mulyadi WR, Hamzah Abdillah, Guswanto, Sukarti, serta Budi Santoso. Namun, tiga nama yang disebut terakhir informasinya tidak lolos seleksi untuk mengikuti tahapan "fit and proper test" (tes kelayakan dan kepatutan) di tingkat DPP PDIP.

"Hanya Pak Mul (Mulyadi WR) dan Hamzah Abdillah yang dipastikan ikut fit and proper test," kata Budi.

Bupati Mulyadi WR resmi ditunjuk sebagai pelaksana harian Ketua DPC PDIP Trenggalek menggantikan Sanimin Akbar Abbas, terhitung mulai awal Agustus 2013. Sesuai SK DPP PDIP nomor 57 Tahun 2013, Mulyadi yang memenangi Pilkada Trenggalek pada 2010 dengan diusung koalisi PDIP-PKB ini diperbantukan sebagai pelaksana harian ketua DPC PDIP Trenggalek selama tiga bulan atau hingga 29 Oktober 2013.

Sanimin Akbar Abbas sendiri yang telah dua kali menjabat sebagai Ketua DPC PDIP (periode 2004-2009 dan 2009-2014) dicopot dari posisinya sebagai ketua umum, setelah divonis bersalah oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Surabaya dalam perkara pemotongan dana perjalanan dinas DPRD tahun 2010-2012.(ant)

Advertiser