Jumat, 01 November 2013

Warga Tulungagung Temukan Mortir Perang Dunia II

Berita Tulungagung - Sebuah mortir aktif yang diyakini peninggalan sisa Perang Dunia II ditemukan warga di sebuah ladang tebu milik eks Pabrik Gula Kunir, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung, Jumat (1/11).

Mortir itu ditemukan Tumirah (60), buruh tanam tebu asal Desa Karanggayam, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, saat mencangkul ladang tebu garapannya.

Tumirah langsung melaporkan temuannya tersebut ke mandor dan kemudian diteruskan ke kepolisian sektor Ngunut. Tak berselang lama, tim handak (bahan peledak) Polres Tulungagung datang ke lokasi kejadian untuk mengamankan mortir lontar tersebut.

"Saya saat itu sedang menjangkul, ada benturan keras, setelah saya periksa ternyata ada yang mencurigakan seperti senjata jaman dahulu," tutur Tumirah kepada polisi, seperti dikutip dari antara.

Sementara itu, Kabag Ops Polres Tulungagung AKP Ganang N Widi mengatakan, mortir aktif tersebut merupakan peninggalan Perang Dunia II.

Mortir peluncur tersebut mempunyai berat empat kilogram, panjang 39 sentimeter, panjang sirip 12 sentimeter, dan berdiagonal 29 sentimeter. "Pematiknya masih aktif," jelasnya.

Mortir seukuran buah pepaya dewasa yang sudah berkerak dan bercampur tanah tersebut, saat ini diamankan di gudang senjata Mapolres Tulungagung.

Sebelumnya warga Desa Batokan, Kecamatan Ngantru,Kabupaten Tulungagung, juga pernah menemukan Pistol Perang Dunia II beserta empat pelurunya yang masih aktif.(ant)

Advertiser