Jumat, 01 November 2013

Suami Bekerja, Seorang Istri di Kediri Malah Asik Mesum

Berita Kediri - Suami sedang bekerja bukannya membuat Yati (28) menjaga rumah dan kehormatannya, warga Doko,Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri, Jawa Timur ini malah asik mesum.

Yati di gerebek warga setempat karena diduga lg berbuat mesum dengan Supari (28) warga Kabupaten Tuban yang tinggal di Kelurahan Pakunden, pada Kamis (31/10/13) siang. Mereka berdua kemudian diarak ke Balai Desa Doko Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri.

Pasangan mesum tersebut digerebek lantaran sudah meresahkan warga. Kini pelaku peselingkuhan ini sudah diamankan di Polsek Ngasem.

Peristiwa itu bermula dari berkenalan pasangan itu saat menjajakan pindang di pasar Setonobetek, Kota Kediri, kemudian kisah asmara Supari  dengan Yati  berujung ke hubungan diatas ranjang.

Kisah asmara kedua insan yang sudah berkeluarga ini, sudah berlangsung sejak 4 bulan terakhir. Hubungan telarang itu dilakukan dirumah Yati, dan hubungan layaknya suami istri di lakukan setiap 5 hari sekali. Hubungan itu, dilakukan saat suami Yati yang bernama Alx (30) sedang bekerja diluar rumah.
 
Namun, pada Kamis, (31/10/13) sekitar jam 13.00 wib, hubungan keduanya dipergoki warga. Sontak warga yang sudah curiga dengan ulah keduanya langsung melakukan penggerebekan.

Saat dilakukan penggerebekan, keduanya dipergoki warga sedang keluar dari kamar diduga usai melakukan hubungan layaknya suami istri. Warga yang merasa lingkungannya di lecehkan, langsung mengahajar Supari hingga babak belur. Kedua pelaku mesum ini akhirnya diarak menuju balai Desa Doko untuk dimintai keterangan oleh perangkat desa setempat.
 
“Hubungan itu sudah lama, warga sering melihat keduanya berada di rumah berdua saat suami Yati tidak berada di rumah. Saat itu, motor teman laki-laki Yati diparkir dipinggir sawah sekitar 100 meter dari rumah. Warga akhirnya menggerebek rumah Yati dan menemukan keduanya sedang keluar dari kamar, “ jelas Samsul Siswanto, Kades Doko saat dikonfirmasi dilokasi kejadian. Kamis, (31/10/13) seperti dikutip dari kedirijaya.
 
Siswanto menambahkan, saat dimintai keterangan pelaku mengaku sudah melakukan hubungan suami sitri sebanyak 32 kali. “ 12 kali dirumah Yati, dan 20 kali dilakukan di Kahuripan,” ujarnya lebih lanjut.
 
Sementara itu untuk menghidari amuk massa lebih lanjut, Supari dan Yati terpaksa harus diamankan ke Pos Polisi (Pospol) Ngasem. Pasalnya, massa yang sudah pada puncak kejengkelan pada kedua pelaku hamper tidak dapat dikendalikan oleh apara desa setempat.(kj)

Advertiser