Selasa, 19 November 2013

Empat Pria Tulungagung Tewas, Setelah Pesta Miras Oplosan

Berita Tulungagung - Empat orang tewas usai "berpesta" menenggak minuman keras oplosan di sebuah warung kopi "I Love You Full" di Kelurahan Kampungdalem, Kecamatan Tulungagung, Kabugaten Tulungagung, Jawa Timur.

Seperti dikutip dari antara, Satu dari empat pemuda itu, Samsul (35), dilaporkan tewas pada Minggu (16/11) pagi, sementara tiga rekannya (Indro alias Ateng, Jumprit, serta Supriyanto) menyusul meregang nyawa sehari kemudian.

Sementara itu, Belum ada keterangan resmi terkait hasil otopsi Samsul maupun rekap medik Indro Ateng dari pihak RSUD dr Iskak, sehingga keempat pemuda ini meregang nyawa usai menenggak minuman keras. Namun, mengacu penjelasan dari pihak kepolisian, keempat korban diyakini meninggal dunia karena menenggak minuman keras dengan kadar alkohol tinggi, sehingga merusak fungsi organ dalam seperti lambung, ginjal, jantung serta jaringan metabolisme tubuh lainnya.

"Salah satu korban (Indro alias Ateng) meninggal di rumah sakit setelah sempat dirawat di ICU, sementara dua rekannya yang lain, Jumprit dan Supriyanto meninggal di rumah masing-masing," terang Kasat Reskrim Polres Tulungagung, AKP Lahuri, seperti dikutip dari antara.

Atas serangkaian peristiwa tersebut, Satuan Reserse dan Kriminal Polres Tulungagng saat ini terus melakukan investigasi mendalam untuk mengetahui penyebab pasti kematian keempat pria tersebut secara hampir bersamaan. Fokus penyelidikan dikonsentrasikan kepada penjual warung kopi "I Love You Full" di Kelurahan Kampungdalem, Santoso, barang bukti botol wadah minuman keras, sampel cairan arak yang ditenggak para korban, serta hasil otopsi dokter.

Pengakuan penjaga warung, lanjut lahuri, pesta minuman keras itu melibatkan enam pemuda (termasuk keempat korban) yang dilakukan dua kali, yakni Jumat (15/11) siang dan malam harinya. Mereka minum minuman keras jenis arak atau ciu yang diduga dioplos dengan bahan lain untuk meningkatkan efek mabuk.

"Saksi (penjaga warung) mengaku sempat bertemu dengan korban Samsul saat bekerja sebagai sales dalam keadaan sadar mengendarai sepeda motor. Namun sesampainya di depan rumah Ateng, korban ini muntah cairan bening sebelum akhirnya ditemukan meninggal dunia," papar Lahuri.(ant)

Advertiser