Selasa, 19 November 2013

Diduga Mesum, Guru Trenggalek Digerebek

Beritatrenggalek.com - Seorang guru SMK Negeri di Trenggalek, Jawa Timur digerebek puluhan warga Desa Jambu, Kecamatan Tugu saat mesum dengan seorang perempuan bersuami di desa tersebut.

Guru tersebut ialah Guru SMKN 1 Trenggalek bernama Sudarto. Ia digerebek warga saat berduaan dengan NRL yang ditinggal suaminya berlayar.

Kejadian tersebut merupakan akumulasi kekesalan warga yang kerap menjumpai Sudarto, bertamu di rumah perempuan 29 tahun itu hingga larut malam. Sekitar pukul 23.30 WIB puluhan warga langsung mendatangi rumah NRL dan meminta kedua pasangan bukan suami istri tersebut keluar rumah. Karena panik, Sudarto berusaha melarikan diri dengan mengendarai sepeda motor. Namun sial ia justru menabrak warga.

Mengetahui hal itu, warga yang lain semakin kesal, akibatnya beberapa diantaranya berusaha menghakimi pria yang juga menjabat kepala sekolah SMK Sinar Bhakti tersebut secara beramai-ramai. Beruntung, aksi main hakim sendiri itu dapat dicegah oleh aparat kepolisian yang ada dilokasi penggerebekkan. Akhirnya Sudarto dan NRL dibawa ke kantor desa setempat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Trenggalek, Jawa Timur bakal menjatuhkan sanksi penundaan kenaikan pangkat terhadap salah satu oknum guru SMKN 1 Trenggalek yang digerebek warga saat kencan dengan istri orang.

Kepala Disdikbud Trenggalek, Kusprigianto mengatakan, sanksi tersebut layak dijatuhkan karena oknum guru tersebut telah mencoreng institusi pendidikan. "Kami tadi sudah memanggil yang bersangkutan yakni saudara Sudarto, ia mengakui semua perbuatannya, " kata Kepala Disdikbud Trenggalek, Kusprigianto.

Dijelaskan, sebelum dilakukan proses lebih lanjut, dinas pendidikan akan meminta laporan resmi dari pihak lembaga sekolah yang menaungi Sudarto, yakni SMK Negeri 1 Trenggalek. "Setelah itu kami lakukan pemberkasan berita acara pemeriksaan," katanya, seperti dikutip dari antara.

Kusprigianto menambahkan, selain menunda kenaikan pangkat, pihaknya juga bakal menunda pengajuan sertifikasi guru yang sedianya dilakukan tahun ini. Ia mengaku telah berkomitmen untuk memberikan sanksi tegas terhadap oknum-oknum nakal yang berada dibawah naungan dinas pendidikan. (ant)

Advertiser