Jumat, 25 Oktober 2013

Warga Trenggalek yang Ditemukan di Bundaran Waru, Diduga Dibunuh Waria

Mayat bernama Nartono (46) asal Dusun Turi, Desa Krembangan, Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur yang ditemukan pada 16/10/2013 di Bundaran Waru, Surabaya diduga korban pembunuhan. Namun polisi masih belum berani menyimpulkan dan terus melakukan penyelidikan.

"Kalau dugaan iya ada dugaan dibunuh. Tapi kami masih belum berani berkesimpulan tentang hal tersebut. Saya juga belum dapat keterangan dari tim saya," ungkap Kompol Herlina, Kamis (24/10), seperti dikutip dari detik.

Kapolsek Gayungan itu mengatakan, timnya sampai saat ini masih terus berusaha menyelidiki tentang kasus penemuan mayat tersebut.

"Masih kami selidiki. Tim saya juga masih menyelidiki terus," tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya Nartono ditemukan dengan kondisi mengenaskan . Seluruh tubuhnya menghitam seperti gosong. Saat ditemukan, tubuh Nartono terlumuri oli yang sudah mengering.

Dari informasi yang dihimpun, indikasi jika Nartono menjadi korban pembunuhan dilihat dari luka di tubuhnya. Pada lehernya ditemukan bekas pukulan yang menyebabkan luka dalam. Pada paha kanan Nartono juga ditemukan luka sobek yang sudah menghitam karena resapan oli.

Nartono tidak dibunuh di Bundaran Waru tempat dia ditemukan. Bundaran Waru hanya menjadi tempat pembuangan saja. Nartono dibunuh di tempat lain yang polisi masih menyelidikinya. Setelah dibunuh, mayat Nartono dibiarkan sambil menunggu waktu yang tepat untuk membuang.

Saat menunggu itulah, mayat Nartono mulai mengeluarkan bau busuk. untuk menghilangkan bau busuk, pelaku merendamnya dengan oli sehingga bau busuk tak tercium. Selanjutnya mayat Nartono dibuang di Bundaran Waru dan ditemukan pada Rabu (16/10/2013). Rupanya melumuri mayat dengan oli cukup efektif karena saat ditemukan, mayat Nartono tidak berbau busuk.

Bundaran Waru adalah tempat yang kerap menjadi para waria mangkal. Dua waria yang 'menguasai' areal tempat mayat Nartono tak terlihat atau menghilang kira-kira 4-5 hari sebelum mayat Nartono ditemukan. Setelah adanya penemuan mayat, waria tersebut juga tak terlihat.

Diduga waria tersebut adalah pelaku pembunuhan. Apakah Nartono merupakan penyuka sesama jenis, hal itu belum dibuktikan. Tetapi diketahui Nartono sudah berpisah ranjang lama dengan istrinya.(dtk)

Advertiser