Jumat, 18 Oktober 2013

Satu Lagi, Pemerkosa Siswi SMP di Kediri Berhasil Diringkus

Berita Kediri - Polres Kediri Kota, Jawa Timur, kembali berhasil menangkap satu pelaku pemerkosaan siswi SMP  yang diperkosa dikawasan perhutani Dusun Mojoduwur Kecamatan Semen. Sebelumnya juga telah berhasil meringkus dua pelaku pemerkosaan lainnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pacaran di Hutan, Siswi SMP di Kediri Malah Diperkosa Rame-rame.

Satu pelaku yang kembali berhasil diringkus adalah Wajib (42) asal Desa Selopanggung Kecamatan Semen Kabupaten Kediri.

Seperti dikutip dari kedirijaya, Wajib berhasil diringkus petugas saat berada di rumahnya. Petugas berhasil meringkus Wajib, setelah mendapatkan informasi dari dua temannya yang sebelumnya sudah ditangkap.

“ penangkapannya tadi malam saat berada di rumahnya,” ujar Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP Suruono.

Surono menambahkan, satu pelaku lainnya, saat ini masih dalam proses pengejaran.

“ secepatnya kami akan memburu pelaku lainnya,” ujarnya, Rabu (15/10/13) siang saat gelar perkara.

Surono menjelaskan, 3 pelaku yang saat ini sudah ditangkap, yaitu Saifudin (31) warga Dusun Mojoduwur, Desa Puhsarang, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri Asrori (22) Dusun Pikatan, Desa Pikatan, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar.Dan Wajib asal Desa Selopanggung Kecamatan Semen Kabupaten Kediri.

“ ketiganya dijerat dengan pasal 81 ayat 1  undang-undang RI no 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara,” ujarnya lebih lanjut.

Untuk diketahui, kasus pemerkosaan ini terjadi pada 19 September 2013 lalu. Saat itu korban berinisial AN (17) siswa kelas 3 SMA dan IR (13) siswi kelas 2 SMP sedang berpacaran di semak-semak kawasan perhutani Dusun Mojoduwur Kecamatan Semen Kabupaten Kediri, sekitar pukul 10.00 WIB.

Lantaran kepergok oleh ke 4 pelaku, kedua korban di paksa untuk melakukan hubungan layaknya suami istri. Akan tetapi kedua korban menolaknya, dan hanya disuruh telanjang bulat tanpa melakukan hubungan intim. “ saat memaksa korban, ke 4 pelaku mengaku sebagai petugas intelkam,” jelasnya.

Setelah menyuruh telanjang, salah satu pelaku menyeret IR dan memperkosa secara bergiliran.(kj)

Advertiser