Jumat, 04 Oktober 2013

Penjambret di Ponorogo Nyaris Dibakar Warga

Terjatuh usai menjambret tas perempuan yang dibonceng suaminya di Jl Sultan Agung, Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Ponorogo, Jumat (4/10/2013). Dua pemuda pemabok yang kerap menjambret tertangkap tangan puluhan warga.

Kedua tersangka adalah Muhammad Fajar Erpo (17) warga Dusun Mlandangan, Desa Bibis, Kecamatan Sambit yang ditangkap warga di lokasi jatuhnya motor tersangka dan korban. Sedangkan Andri Wijayanto (23) warga Desa Bancangan, Kecamatan Sambit, sempat kabur, akan tetapi lari masuk gang buntu hingga akhirnya ditangkap warga.

Kedua tersangka nyaris dibakar massa dan sejumlah orang sudah membawa bensin eceran 1 leteran yang hendak dituangkan ke wajah kedua tersangka. Beruntung polisi segera datang dan mengamankan kedua pemuda yang masih dalam pengaruh minuman keras (miras) itu.

Setelah ditangkap kedua tersangka langsung dibawa ke Polsek Ponorogo kemudian langsung dikirim ke Polres Ponorogo. Saat dimintai keterangan dan bajunya dilepas tersangka Andri Wijayanto tubuhnya dipenuhi tato.

"Tas yang saya bawa ini tidak ada apa-apanya. Penjambret mungkin mengira saya bawa harta atau uang banyak. Keduanya terkeco karena tas ini tidak ada isinya. Saat tarik-menarik bapak oleng saya luka di tangan dan suami saya patah tangannya," kata istri Guru SMPN I Ponorogo ini, Jumat (4/10/2013).

"Kedua tersangka sudah kami amankan beserta barang buktinya berupa motor Jupiter MX protolan. Sekarang masih diperiksa dan dikembangkan kasusnya. Korban suami istri itu masih dirawat di RSUD. Kedua tersangka kami jerat Pasal 362 KUHP tentang Pencurian," ujar Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Misrun.

Sumber: tribunnews.com

Advertiser