Kamis, 03 Oktober 2013

Pengepruk Mantan Dandim Pacitan Diringkus

Anggota Satreskrim Polres Sidoarjo, Kamis (3/10/2013). berhasil melumpuhkan dengan timah panas Tiga pelaku curas gank Sukodono terhadap Letkol (Pur) Suharto (68) mantan Dandim Pacitan tahun 2001.

Ketiga pelaku curas di 17 TKP wilayah Sidoarjo dan daerah lainnya itu, Samsuri (38) warga Desa Dungus Sukodono, meninggal di lokasi penangkapan di sekitar Malmilti Medaeng Waru,  Hendrik alias Corong (22) dan Bambang alias Bolet (36) yang juga sama asal Sukodono. Satu pelaku berinisial SY berhasil melarikan diri dan kini sedang buron.

Mereka berempat mulanya akan digerebek di kafe Dewa Dewi kawasan Bungurasih, saat pesta miras hasil kejahatan. Namun mereka keburu melarikan diri dan dikejar petugas hingga dekat tol Surabaya-Mojokerto kawasan Medaeng. "Saat akan ditangkap, Samsuri pimpinan gank mengeluarkan sajam dan disabetkan kearah petugas. Abaikan tembakan peringatan, Samsuri akhirnya di tembak bagian dadanya dua kali. Samsuri meninggal dalam perjalanan ke RS Pusdik Gasum Porong," terang Kasat Reskrim Polres Sidoarjo AKP Rony Setiadi.

Rony menjelaskan, dalam komplotan itu, masing-masing pelaku mempunyai peran beda-beda. Hendrik dalam setiap operasi kejahatan, diandalkan sebagai joki dan membantu Samsuri dalam mengeksekusi korban dengan cara mengepruk di bagian kepala dan lainnya. Sedangkan Bambang, bagian mengawasi situasi yang akan jadi tempat sasaran.

"Selain menangkap tiga pelaku, dalam pengembangan, penadah barang hasil kejahatan komplotan ini juga berhasil diamankan. Penadahnya Sugito (36) asal Karang Pilang Surabaya. Satu buron pelaku lainnya yang identitasnya sudah jelas, masih dalam pengejaran anggota," tukasnya.

Dari pengungkapan kasus ini, petugas berhasil menyita pedang sepanjang 50 centimeter dan pipa besi dan sebuah
motor Honda Supra nopol S 6955 VB hasil kejahatan TKP Jombang, yang dibuat sarana curas.

Sumber: beritajatim.com

Advertiser