Sabtu, 12 Oktober 2013

Pejabat Ikut Berperan Menjamurnya Prostitusi Terselubung Di Kediri

Berita Kediri - Pemerhati masalah sosial dan masyarakat Kabupaten Kediri mengkawatirkan Maraknya kafe dan karaoke di Kediri diduga telah menjadi prostitusi terselubung. Kekawatiran itu disampaikan M.Anam Jumat (11/10/13).

Lebih lanjut mantan aktivis HMI tersebut mengatakan, menjamurnya tempat-tempat tersebut, tak lepas dari peran para pejabat.

Karena para pejabat itulah yang meberi ijin pendirian café ataupun tempat karaoke yang hampir ada di seluruh kecamatan bahkan desa di Kabupaten Kediri.

“Tentu, berdirinya tempat tersebut melibatkan berbagai instansi. Seperti KPP atupun Dinas
Pariwisata. Bagitu mereka yang tidak berijin, juga wajib ditertibkan. Dengan begitu kontrol juga ada pada mereka (Instansi terkait),”  papar M. Anam.

Anam menambahkan, dampak dari tempat-tempat tersebut adalah, maraknya prostitusi terselubung. Atau paling tidak menjadi tempat transaksi. “Tragisnya mereka ini mempekerjakan pelajar sebagai pemandu lagu atau purel, bagaimana pemerintah menyikapi permasalahan ini?” tanya Anam.

Salah satu purel pelajar, yang berinisial NV mengaku telah terbiasa dengan suasana karaoke, bahkan telah akrab dengan meminuman keras. Menurut NV, yang hanya menjadi purel lepas ini, penghasilan yang didapatnya, cukup membantu financialnya..

“Ya lumayan mas bisa buat beli-beli kebutuhan dan bisa buat keperluan lain. Juga bisa buat jalan-jalan,” ujarnya
polos.

Menanggapi hal ini, Pelaksana Tugas (Plt) Humas Kabupaten Kediri Edy P mengakui, Pemkab memang banyak menerima aduan dan dalam waktu dekat akan segera melakukan penertiban. Jika perlu, akan dilakukan penutupan bagi karaoke yang disinyalir nakal.

Sumber: lensaindonesia.com

Advertiser