Selasa, 15 Oktober 2013

Pacaran di Hutan, Siswi SMP di Kediri Malah Diperkosa Rame-rame

Berita Kediri - Kepergok berduaan di semak-semak di kawasan hutan karet wilayah Selopanggung, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, siswi kelas 2 SMP berinisial IR (14) di perkosa rame rame oleh empat gerombolan ‘pekerja ternak kuda’ yang mengaku intelejen.

Selain itu, para pelaku pemerkosaan ini juga merekam seluruh adegan menggunakan camera handphone (HP).

Seperti diberitakan kedirijaya, Pada Minggu (13/10/13) kemarin, dua pelaku telah berhasil diringkus Polres Kediri Kota, dan 2 pelaku saat ini masih buron.

Dua pelaku yang berhasil diringkus, Saifudin (31) warga Dusun Mojoduwur, Desa Puhsarang, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri dan Asrori (22) Dusun Pikatan, Desa Pikatan, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar. Keduanya kini mendekam di sel tahanan Polsek Semen.

” Dua orang pelaku telah kita amankan. Mereka tengah menjalani pemeriksaan,” ujar Kasi Humas Polsek Semen, Aiptu Santoso, Senin (14/10/13).

Perkosaan itu terjadi, pada Kamis 19 September 2013 lalu, saat itu IR dan pacarnya yang berinisial AN (17) siswa kelas 3 SMA berduaan di semak-semak di kawasan hutan karet wilayah Selopanggung sekitar pukul 10.00 WIB.

Mereka mengaku, anggota intelkam. Pelaku kemudian memaksa kedua pasangan kekasih itu untuk bertelanjang, kemudian berhubungan layaknya suami-istri, Namun AN dan IR menolaknya, Tetapi para pelaku terus mengancam. Akhirnya mereka terpaksa bertelanjang dan bercumbu, tanpa berbuat intim.

Saifudin, sebagai otak kejahatan asusila itu kemudian menyeret IR. Pria yang telah bersuami tersebut membawa korban ke semak belukar, sekitar 150 meter dari lokasi pertama.

Tiga teman Saifudin mengikuti. Sementara AN, pacar IR tetap berada di lokasi semula. Selanjutnya Saifudin memaksa IR melayani nafsu birahinya.

” Saat pelaku menyetubuhi korban, pelaku lainnya merekam adegan tersebut dengan camera HP. Setelah Saifudin, kemudian berganti Asrori,” ujar Santoso menjelaskan.

Setelah puas memperkosa korban, para pelaku kemudian pergi. Mereka meninggalkan IR di semak-semak. Pelaku kembali ke tempat kerjanya di kandang kuda, sekitar lokasi.

Terbongkarnya perkosaan yang dialami IR bermula saat Saifudin menghubungi kembali korban. Pelaku mengancam akan menyebar video perkosaan, apabila korban tidak bersedia menemuinya.

Namun IR tidak datang sendirian, ia mengajak orang tuanya dan anggota Polsek Mojo. Mereka janjian bertemu di Terminal Tamanan Kota Kediri. Akhirnya kedua pelaku Saifudin dan Asrori dibekuk.

” Keduanya pelaku sempat dibawa ke Polsek Mojo. Tetapi karena TKP perkosaan di Semen, akhirnya kita bawa kemari,” tegas Santoso.

Polres Kediri kota masih mengembangkan kasus perkosaan yang dialami IR dan sedang mengejar dua pelaku lain yang kini kabur.(kj)

Advertiser