Jumat, 04 Oktober 2013

Minim Perawatan, Gedung SD di Munjungan Trenggalek Ambruk

Beritatrenggalek.com - Diduga lapuk dimakan usia, sebuah bangunan sekolah di SD Negeri I Bangun, Kecamatan Munjungan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Kamis dini hari, sekitar pukul 02.00 WIB ambruk, sehingga tidak bisa digunakan untuk aktivitas belajar mengajar.

Gedung yang ambruk adalah ruang kesenian, gedung itu dibangun sekitar tahun 1984, namun untuk atap gedung masih tergolong baru, karena telah direnovasi pada tahun 2010.

Kepala Desa Bangun, Puguh Hadi Santoso, Jumat, mengatakan ambruknya bangunan sekolah itu diperkirakan terjadi Kamis dinihari, sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.

"Kami tidak tahu penyebab pastinya tapi yang jelas memang semalam terjadi hujan di wilayah Munjungan, kemungkinan karena bangunan sudah agak lama tidak kuat menyangga beban," ungkapnya.

Terkait kondisi tersebut, pihaknya telah melaporkan ke Pemerintah Kabupaten Trenggalek malalui dinas pendidikan dan kebudayaan setempat.

"Kebetulan ini kemarin ada acara tradisi labuh laut longkangan di Pantai Blado, sehingga pak bupati usai menghadiri acara itu langsung menijau SD yang roboh," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Trenggalek, Mulyadi Wr memastikan akan segera mengambil langkah terkait ambruknya salah satu bangunan SD itu, dengan melakukan pembangun ulang.

"Kami akan coba lihat dulu apakah masih ada anggaran yang ada di pos bencana alam, kalau memang masih ada dan tidak menyalahi aturan, maka bisa segera dilakukan renovasi," ujarnya.

Mulyadi memastikan ambruknya SD tersebut bukan akibat dari kesalahan prosedur pembangunan, namun murni akibat usia gedung yang telah tua dan kondisi alam.

"Meskipun atapnya masih tergolong baru, tapi kalau gedungnya sudah tidak kuat ya tentunya akan tetap roboh. Yang perlu disyukuri kejadian ini tidak sampai menimbulkan adanya korban" imbuhnya.

Dikatakan, meskipun salah satu bangunan sekilah mengalami kerusakan parah, pihaknya mengklaim aktivitas belajar mengajar tidak terganggu.

"Karena yang rusak adalah ruang kesenian, sedangkan untuk ruang kelas yang lain masih berddiri kokoh dan sama sekali tidak mengalami kerusakan," ujarnya.

Sumber: antarajatim.com

Advertiser