Rabu, 23 Oktober 2013

Jalur Tengkorak Sedeng Pacitan Dapat Perhatian Khusus

Berita Pacitan - Menyusul adanya dua kecelakaan berbeda  minibus rombongan pengatin asal Tegal dan rombongan pengantin asal Wonogiri Jawa Tengah dalam sehari di Desa Sedeng Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Pihak terkait memberikan perhatian khusus pada jalur Pacitan-Solo ini. Utamanya ruas alternatif yang melalui Desa Sedeng, Kecamatan Pacitan.

Seperti dikutip dari Majalah Merista , selama tahun 2013 telah terjadi tujuh kali kecelakaan lalu lintas di titik yang sama. Yakni di kilometer lima. Bahkan enam kasus terjadi hanya dalam kurun waktu tiga bulan saja.

Kabid Managemen Lalu Lintas Dan Angkutan Dinas Perhubungan Komunikasi Dan Informatika (Dishubkominfo) setempat Sutarto, Selasa (22/10/2013) mengatakan akan menambah rambu-rambu pada jalur tersebut.

“Kita akan tambah rambu-rambu di jalur-jalur rawan kecelakaan. Seperti sedeng,” ujarnya.

Selain menambah rambu-rambu, Dishubkominfo juga akan meningkatkan kordinasi dengan pihak-pihak terkait. Seperti Satuan Lalu Lintas Polres Pacitan.

Sementara itu, Salah satu warga Desa Sedeng, Mashadi meyakini kerap terjadinya kecelakaan pada ruas Sedeng lantaran padatnya volume kendaraan dan kondisi medan jalan yang didominasi tanjakan serta turunan curam. Tak heran jika kemudian memicu kecelakaan. Apalagi bagi kendaraan maupun pengemudi dari luar kota yang tak hafal kondisi medan.

“Banyak yang celaka disini (ruas Sedeng,red). Mungkin karena nggak hafal medan jalan,” tuturnya.

Seperti diketahui, pada Minggu (20/10/2013) kemarin dalam hitungan jam terjadi dua kali kecelakaan lalu lintas. Peristiwa itu menimpa dua rombongan keluarga pengantin Yakni asal Wonogiri dan Tegal, Jawa Tengah.

Pada kecelakaan pertama, sebanyak 20 penumpang mini bus dari Tegal menuju Kecamatan Arjosari mengalami luka-luka. Sedangkan pada kecelakaan kedua, dua penumpang asal Wonogiri meregang nyawa.

Advertiser