Senin, 21 Oktober 2013

Bus Pengantin Wonogiri Masuk Jurang Pacitan, 1 Orang Tewas

Berita Pacitan - Satu unit minibus bernomer polisi AD 1436 EG mengangkut rombongan pengantin asal Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, terjun ke jurang di Jalan Raya Solo-Pacitan, Jawa Timur. Akibatnya, seorang tewas dan 33 penumpang terluka.

Minibus yang hendak mengahadiri acara pernikahan ini masuk ke jurang sedalam 10 meter di jalur Solo-Pacitan di Desa Sedeng, Kecamatan Pacitan, Minggu 20 Oktober sore.

Kerasnya benturan mengakibatkan seorang penumpang bernama Sutiyem (54) warga Desa Ngadirojo Kidul, Kecamatan Ngadirojo, Wonogiri, tewas seketika.

Sementara 33 penumpang terluka dan dilarikan ke RSUD Pacitan. Lima orang di antaranya mengalami patah tulang kaki dan tangan.

Peristiwa nahas itu bermula ketika minibus sarat penumpang yang dikemudikan Karyadi, warga Wonogiri, melaju dari arah Solo menuju Pacitan. Setibanya di jalan turunan tajam Desa Sedeng, rem kendaraan tidak berfungsi. Sopir membanting ke kanan hingga menabrak pembatas jalan dan terjun ke jurang.

Untuk diketahui, Kecelakaan rombongan pengantin di lokasi ini merupakan yang kedua kalinya dalam sehari. Empat jam sebelumnya, minibus pengangkut rombongan pengantin asal Tegal, Jawa Tengah, terguling dan masuk jurang. Diduga, dua kecelakaan ini terjadi akibat jalanan menikung tajam dan kerusakan mesin.

”Ini adalah yang kedua, selang empat jam dari kecelakaan yang pertama. Dugaannya, karena rem kendaraan yang tidak berfungsi normal,” kata Kanit Laka Satlantas Polres Pacitan, Ipda Sugeng Rusli. 

Tikungan Sedeng sering dianggap sebagai jalur maut, sebab sering terjadi kecelakaan. Selama tiga bulan terakhir terjadi enam kali kecelakaan di lokasi tersebut. Rata-rata korbannya berasal dari luar kota yang tidak mengetahui medan berat di wilayah Pacitan. Sopir belum menguasai medan yang berbelok tajam dan menanjak tajam, sehingga tak bisa mengendalikan kendaraan hingga masuk jurang. 

"Sering ada tabrakan. memang jalannya tanjakan curam. Kebanyakan sopir dari luar daerah yang belum paham jalur ini,” kata seorang warga, Mashadi. 

Sumber: okezone.com

Advertiser