Selasa, 15 Oktober 2013

Baliho Raksasa Depan Kantor Pos Ponorogo Ilegal

Berita Ponorogo - Pendirian sebuah baliho raksasa di depan kantor PT Pos Indonesia Ponorogo, Dinilai ilegal oleh Pemerintah Ponorogo karena tidak pernah terdaftar di kantor pelayanan perizinan terpadu (KPPT).

Kasi Retribusi Dinas Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Pemkab Ponorogo Soni Haryanto, Senin (14/10), mengatakan, Kami sudah koordinasi dengan KPPT dan dipastikan baliho raksasa tersebut belum ada izin apapun yang masuk padahal sudah satu bulan ini berdiri.

"Kami akan segera melakukan penertiban, demi menghindari kemunculan baliho/reklame/iklan displai lain secara ilegal" ujar Soni.

Baliho raksasa itu memang menyolok, Berdiri persis di halaman depan kantor PT Pos Indonesia dan di lokasi yang sangat strategis, yakni di pinggir jalan raya Kota Ponorogo yang padat lalu lintas.

Baliho berukuran 5 x 10 meter, telah berdiri sejak satu bulan lalu, namun hingga saat ini pihak pemiliknya juga belum memasang atribut nama apalagi promosi sederhana pemasangan iklan/reklame pada baliho tersebut.

"Izin pendirian baliho itu harus melalui pembahasan tim. Dari KPPT, KLH, Satpol PP, DPKAD hingga Bagian Hukum sekretariat daerah, mulai membahas izin HO (hinder ordonantie/izin lingkungan sekitar), IMB dan lain-lain. Kalau belum ada pembahasan tim, lalu ada roboh atau rusaknya, siapa yang bertanggung jawab," tanya Soni.

Sementara itu, Kepala KPPT Kabupaten Ponorogo Mujianto membenarkan saat ini pemilik titik memang belum melakukan perizinan. "Pihak Kantor Pos sudah kami hubungi, katanya titik itu milik pihak ketiga dan hanya memanfaatkan halaman Kantor Pos dalam sebuah perjanjian kerja sama. Izinnya sedang dalam proses, tapi sampai saat ini belum ada berkas apapun yang
masuk (ke KPPT)," jawabnya.

Pemkab Ponorogo sejauh ini belum ada ketentuan sanksi yang bisa dijatuhkan bila pemilik baliho dan papan reklame tidak segera mengurus perizinan.

"Kalau koordinasi dengan Satpol PP sudah, tapi belum ada tindakan. Memang tidak ada
tenggang waktu soal ini (izin), tapi sepertinya pekan depan KPPT akan melayangkan surat panggilan (kepada Kantor Pos). Seharusnya izin dulu baru dipasang, bukan sebaliknya," kata Mujianto.

*foto hanya ilustrasi baliho raksasa depan kantor pos Ponorogo
Sumber: antarajatim.com

Advertiser