Kamis, 12 September 2013

Wawali Kediri di Periksa Kejati Jatim Terkait Korupsi Asuransi

Berita Kediri - Wakil Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar hari ini, Kamis (12/9/2013) Setelah sempat mangkir, akhirnya menghadiri panggilan Kejati Jatim sebagai saksi kasus dugaan korupsi asuransi Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri.

Dari informasi, Abdullah datang pukul setengah sembilan pagi tadi, dan langsung menjalani pemeriksaan.

Seperti diketahui, Abubakar sebelumnya sempat mangkir dari pemeriksaan korps adhyaksa itu. Sebelumnya, Kasi Penyidikan Pidana Khusus Kejati Jatim, Rohmadi membenarkan bahwa memang pemanggilan atas Wawali Kota Kediri sudah dijadwalkan pada hari ini. “Rencananya pemanggilan Abubakar minggu ini. Sudah ada surat pemanggilan kembali untuk Wawali Kota Kediri,” ujar Rohmadi.

Seperti diberitakan, kasus dugaan korupsi asuransi pegawai Pemkot Kediri adalah program yang diadakan pada masa Walikota Kediri HM Maschut. Program ini sempat tersendat karena dinilai melanggar ketentuan.

Diketahui ternyata dana Kas Daerah (Kasda) untuk asuransi yang masuk ke kantong pribadi pejabat dan pihak perusahaan asuransi yang digandeng Pemkot.

Hasil penyidikan menyebutkan, kantong pribadi yang teraliri dana program asuransi ini diduga adalah HM Maschut (mantan Walikot Kediri), Hatta Mami (mantan Kacab PT Bumi Putera Kediri) dan Braja (agen perusahaan asuransi tersebut). Ketiganya kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

Sumber: lensaindonesia.com

Advertiser