Selasa, 10 September 2013

Uang Sewa Tanah STIKES Abdi Husada Menguap

Berita Tulungagung - Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) tidak pernah menerima uang sewaan dari yayasan STIKES. Padahal, diketahui ada Memorandum Of Understanding (MoU) antara yayasan dan STIKES. Di duga Uang sewa tanah yang dibuat STIKES Abdi Husada di lingkungan Dinas Kesehatan jalan dr. Wahidin Hudiro Hudoso disinyalir kuat menguap.

Kepala DPKAD Hendry Setyawan membenarkan belum pernah ada pembayaran sewa aset tanah Pemkab yang diduduki STIKES Abdi Husada. Pihaknya saat ini masih melakukan pembahasan terkait masalah ini. Hendry mengaku tidak tahu soal STIKES karena dia masih satu bulan menjabat DPKAD.

“Belum ada pembayaran sejak berstatus STIKES atau dikelola yayasan itu,”katanya.

Hendry berjanji akan mencaritahu, berapa nominal biaya yang harus dikeluarkan oleh Yayasan STIKES Abdi Husada yang saat ini masih dalam pembahasan.

” Saya bingung, karena saya masih baru menjabat, saya pasti akan cari tahu berapa uang yang harus dikeluarkan oleh STIKES,”lanjutnya.

Sementara dikonfirmasi secara terpisa Pembantu Rektor I Yitno mengatakan, kondisi ini merupakan Yayasan yang mengetahui, dirinya hanya mengetahui bahwa sebelumnya memang ada MOU antara pihak STIKES dan Pemkab Tulungagung bahwa tanah tersebut berstatus pinjam pakai, sementara untuk biaya sewa dirinya sama sekali tidak mengetahui.

” Yang saya tahu dulu memang ada MOU tetapi kalau berapa nominalnya saya tidak tahu.”Katanya.

Pemerintah Kabupaten Tulungagung terkesan menutup mata terkait masalah ini, hingga Yayasan terbebas dari pembayaran sewa tanah pemkab.

Sumber: kediriupdate.com

Advertiser