Minggu, 08 September 2013

Tidak Ingin Bertemu Mantan Pacar, ABG di Kediri Malah Kena Tampar

Berita Kediri - Mencoba menghindar dan bersembunyi karena tidak ingin bertemu dengan mantan pacarnya,cewek ABG asal Jambangan Papar Kabupaten Kediri malah ‘ditampar’ oleh mantan pacarnya hingga kepala pusing.

Perbuatan tidak terpuji dan memalukan itu dilakukan oleh Win (31) warga Kelurahan Mojoroto, Kota Kediri, saat berada disebuah Warung Dermaga Jalan Inspeksi Brantas Kecamatan Mojoroto Kota Kediri terhadap Kusnul Fatimah (21) warga Jalan Masjid,Desa Jambangan Kecamatan Papar Kabupaten Kediri sekira pukul 23.45,Sabtu (7/9/13).

Aksi penganiayaan itu sebelum dilakukan Win yang tak lain mantan pacar korban yang saat itu sama sama berada didalam warung Dermaga Bantaran Brantas Lingkungan Mojoroto Kota Kediri, saat itu Sabtu kira kira pukul 19.30 WIB pelapor datang ke Warung Dermaga Jl. Inspeksi Brantas Kec. Mojoroto Kota Kediri untuk bermain dan selanjutnya sekira pukul 20.00 WIB Win mantan pacarnya juga datang ke warung tersebut, karena tidak ingin bertemu dengan terlapor, korbanpun berusaha bersembunyi di bawah meja namun sial ketika berusaha menghidar untuk tidak diketahui mantannya,sekira pukul 23.45 WIB mantan pacarnya alias Win mengetahui kalau dirinya bersembunyi di bawah meja dan kemudian spontan pelaku yang jugan mantan pacarnya menariknya dan mengatakan bahwa dirinya kecewa dan tidak ingin di putus sebagai pacar oleh korban, aksi tamparan karena merasa kecewa. Tamparan sebanyak 2 kali mengenai muka dan kelopak mata korban hingga mengalami bengkak hingga korban merasa kepalanya pusing dan selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polres Kediri Kota.

Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP.Surono mengakui laporan korban masih dalam penangganan lebih lanjut,

“Bukti visum sudah ada guna proses hukum lebih lanjut ”terangnya

Akibat peristiwa yang dilakukannya pelaku dapat diancam dengan pasal 352 KUHP tentang penganiayaan ringan sedangkan kasusnya masih dilakukan penyelidikan untuk dapat memeriksa pelapor dan terlapor untuk tindakan hukum selanjutnya.

Sumber: kedirijaya.com

Advertiser