Sabtu, 14 September 2013

Terjaring Razia, Pengemis di Tulungagung Kantongi HP dan Uang Rp 650 Ribu

Berita Tulungagung - Anggota Satpol PP Pemkab Tulungagung, Jawa Timur, pada hari jumat (13/9) melakukan razia pengemis. Rukiyani (58) adalah salah satu pengemis yang berhasil terjaring dalam razia ini. Uniknya Warga Kandangan, Kediri ini mengantongi handphone dan uang Rp 650.000. Dan lebih uniknya lagi pengemis ini mempunyai jadwal mengemis di tiga kabupaten yang ada di Jawa Timur.

Anggota Satpol PP mengenali Rukiyani sebagai "wajah lama" karena pernah terjaring dan dilepas, tapi beraksi lagi.
Saat diperiksa, Rukiyani mengaku terpaksa mengemis karena tidak punya pekerjaan lain. Penghasilannya tiap hari antara Rp 30.000-Rp 40.000.

Soal wilayah sasaran mengemis, Rukiyani mengakui pula jadwalnya. Untuk Sabtu dan Minggu, katanya, di wilayah Blitar, sedangkan Kamis dan Jum'at di Tulungagung, dan Senin sampai Rabu di Nganjuk.

Menurut dia, teman-temannya sesama pengemis biasanya juga berangkat bersama-sama ke berbagai kota itu naik bus maupun kereta api.

Rukiyani hanya satu dari empat pengemis yang terjaring razia. Tiga pengemis lainnya adalah Sumiatun (58), Harni (55) dan Sukarti, semuanya warga Semampir, Kediri.
Menurut Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Pemkab Tulungagung, Bagus Kuncoro, keempat orang itu akan dipulangkan setelah didata.

Sejauh ini, dia mengakui, masih merencanakan kerjasama dengan dinas sosial untuk memberi mereka pelatihan keterampilan kerja supaya tidak terus-menerus mengemis.
"Kerja mereka terkoordinir, karena itu razia seperti ini akan kami lakukan secara rutin," ujarnya.

Sumber: surabayapagi.com

Advertiser