Minggu, 29 September 2013

Swastanisasi Pantai dan Hotel Prigi Trenggalek Tunggu Perda

Beritatrenggalek.com - Rancangan peraturan daerah tentang swastanisasi pengelolaan pantai dan hotel Prigi di Kecamatan Watulimo diajukan Pemkab Trenggalek, Jawa Timur, ke DPRD setempat.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Trenggalek, Joko Irianto, Minggu, mengatakan peraturan daerah tersebut bakal menjadi landasan hukum untuk melakukan langkah penyelamatan objek wisata laut tersebut.

"Dalam raperda tersebut dijelaskan secara detil mengenai sistem pengelolaan maupun oleh pihak ketiga dan pembagian hasil dari retribusi wisata yang dihasilkan," katanya.

Namun, saat didesak mengenai rincian raperda itu, Joko mengaku tidak menguasai banyak, dengan alasan jabatannya masih baru berjalan beberapa bulan.

"Terus terang saya belum membaca secara detil mengenai isi dari raperda itu, tapi dari keterangan para staf berisi tentang banyak hal," ujarnya.

Joko menambahkan langkah penyelamatan terhadap kedua obyek wisata itu perlu segera dilakukan, karena jumlah kunjungan wisatawan cenderung menurun dan kalah pamor dibanding pantai yang lain.

"Kalau dibanding pantai pasir putih Karanggongso sangat berbeda jauh, di sana itu setiap akhir pekan Sabtu dan Minggu selalu ramai pengunjung, bahkan terkadang parkirnya sampai tidak muat," katanya.

Rencana swastanisasi pengelolaan pantai selatan ini telah digulirkan sejak tahun 2012, tetapi dalam prosesnya sempat terjadi tarik ulur karena kalangan DPRD enggan melakukan pembahasan, menyusul belum adanya rincian sistem pengelolaan dan bagi hasil dari pihak eksekutif.

Pemkab Trenggalek sebelumnya juga sempat merilis, bahwa dari tujuh aset wisata yang dikelola, hanya pantai Karanggongso yang memberikan kontribusi terbesar terhadap PAD.

Sedangkan Hotel Prigi rata-rata mengalami defisit atau kerugian Rp200 juta per tahun, sementara Pantai Prigi mengalami kerugian Rp6 juta per tahun.

Dari pantauan, tingkat kunjungan wisata di Pantai Prigi sangat minim, area parkir yang ada di sebelah utara pantai tampak lengang.

Salah satu pengunjung pantai, Priyono, mengatakan kondisi Pantai Prigi saat ini sangat tidak nyaman, suasana lingkungannya terasa panas dan gersang.

"Selain itu akses masuk menuju lokasi ini juga rusak, belum lagi tentang kebersihannya. Kalau hal-hal seperti ini tidak diperhatikan tentunya kami sebagai pengunjung akan kecewa, karena tidak seindah dulu lagi," ujarnya.

Priyo menambakan, kondisi kumuh juga terkesan dari tenda-tenda para pedagang makanan yang ada di sekitar pantai. "Hal ini jauh sekali dengan kondisi yang ada di pantai Karanggongso, di sana wisatawan lebih nyaman," ujarnya.

Sumber: antarajatim.com

Advertiser