Jumat, 13 September 2013

Serikat Pekerja Pabrik Rokok Gudang Garam Wadul DPRD Kediri

Berita Kediri - Salah satu serikat pekerja di PT Gudang Garam Tbk (GGRM) wadul (mengadu, red) ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kediri, terkait dengan pemangkasan jam kerja ribuan karyawan pabrik rokok raksasa PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Kediri.

Dalam pengaduannya, serikat pekerja meminta kalangan wakil rakyat untuk dapat memediasi karyawan dengan pihak manajamen GGRM.

Sebab, pemangkasan jam kerja karyawan sangat mendadak dan belum ada kesepakatan dengan karyawan.

Menanggapi aduan dari serikat pekerja, DPRD Kota Kediri akan segera memanggil managemen GGRM.

Hal tersebut disampaikan oleh Yudi Ayubchan, selaku Ketua Fraksi Partai Demokrat yang sekaligus anggota Komisi C Bidang Kesejahteraan Masyarakat." Ini menjadi keprihatinan bagi kami. Dalam waktu dekat DPRD akan melakukan pemanggilan atas situasi kondisi di perusahaan tersebut dengan sejumlah pihak terkait," ujar Yudi Ayubchan, Jumat (13/9/2013)

Pemanggilan tersebut diharapkan mampu memberikan titik temu antara Bi Patrid, perusahaan dengan serikat pekerja yang ada. Sehingga keresahan karyawan yang selama ini jam kerjanya terpangkas terjawab

Pemotongan jam kerja karyawan di GGRM setidaknya sudah berlangsung satu bulan terakhir. Ribuan karyawan hanya mendapat jatah jam kerja kurang lebih 2 jam. Artinya, pendapatan mereka turun drastis.

Sementara pihak perusahaan, melalui rilis pesan pendek Humas PT GGRM Yuky Prasetyo Adi kepada sejumlah wartawan mengaku, jika kondisi itu sudah menjadi hal biasa bagi pengusaha. Namun, pihak GGRM berjanji akan terus mengevaluasi kebijakan yang dibuat, agar kedepan jauh labih baik.

Sumber: beritajatim.com

Advertiser