Rabu, 18 September 2013

RSUD dan PDAM Ponorogo Paling Dikeluhkan Masyarakat

Berita Ponorogo - Agaknya Direktur RSUD dan PDAM harus bekerja keras untuk meningkatkan kinerjanya. Kalau tidak, siap-siap saja mendapat gelar teranyar dari masyarakat sebagai instansi yang malas kerja. Sebab, layanan air minum daerah dan rumah sakit umum di Ponorogo paling banyak dikeluhkan dan diadukan masyarakat ke Sub Bagian Humas Pengaduan Masyarakat Setda Ponorogo.

Selama tiga bulan terakhir ini saja, PDAM dan RSUD menduduki posisi tertinggi Satker yang paling banyak mendapatkan keluhan. Disusul masalah insfrastruktur publik seperti jalan, jembatan dan irigasi.

Hal itu terungkap pada data yang masuk ke Subag Humas Pengaduan Masyarakat Sekretariat Daerah Ponorogo. Dari 140 keluhan yang masuk selama bulan Juli hingga September, RSUD mencatatkan rekor paling dikeluhkan. Keluhan buruknya layanan PDAM bulan Juli tercatat 24 aduan, Agustus 34, dan September 24.

“Keluhan biasanya bermacam-macam, ada seputar air keruh, air macet, dan meter rusak serta masih banyak lagi,” ungkap Pracoyo, Kasubag Humas Pengaduan Masyarakat Pemkab Ponorogo, Rabu (18/09/2013).

Sedangkan rekor keluhan terbanyak kedua dicatat oleh RSUD dr. Hardjono Ponorogo. Masyarakat umumnya mengadukan dokter yang telat, pelayanan asal-asalan, serta pelayanan obat yang lambat. “Keluhan tentang RSUD itu bulan Juli 23 aduan, Agustus 19, dan September 14,” sebutnya.

Sementara yang ketiga adalah keluhan yang ditujukan kepada Dinas Pekerjaan Umum Ponorogo. Masyarakat banyak mengadukan sarana jalan, jembatan, irigasi yang rusak. “Untuk DPU bulan Juli 5 keluhan, Agustus 9 dan September 8. Jadi selama tiga bulan ini ada 140 aduan. Terbanyak di PDAM, RSUD dan DPU,” tandasnya.

Berbagai keluhan itu, kata Pracoyo, setelah ditampung bakal diteruskan kepada instansi terkait untuk segera dilakukan penyelesaian. “Ditampung keluhanan lalu disampaikan ke dinas atau instansi untuk mendapatkan feedback,” tandasnya.

Sumber: lensaindonesia.com

Advertiser