Minggu, 01 September 2013

Ratusan Massa Datangi 3 Kecamatan Di Kota Kediri, Desak Penghitungan Ulang

Berita Kediri - Satu mobil Water canon, 120 personel Brimob Polda Jatim serta personel kepolisian Polres Kediri Kota, Minggu (1/9/13) disiagakan di Kantor Kecamatan Kota Kediri. Ini dilakukan untuk mengawal jalannya proses rekapitulasi perhitungan suara Pilwali Kota Kediri.Penjagaan ekstra ketat ini dilakukan karena adanya aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh simpatisan salah satu calon.

Gelombang aksi Demo besar besaran yang meminta pesta Demokrasi Pemilihan Walikota Kediri yang digelar 29 Agustus 2013 lalu untuk dilakukan evaluasi dengan meminta perhitungan kembali surat suara hasil pencoblosan.

Tujuan simpatisan salah satu calon Walikota ini mendatangi kantor kecamatan, menuntut agar KPUD Kota Kediri agar bersikap netral sekaligus meminta penghitungan ulang surat suara.

Dari 70 massa simpatisan yang datang berunjuk rasa, hanya dua perwakilan yang diijinkan masuk untuk memantau langsung proses rekapitulasi.

“Kita siagakan 120 personel kepolisian untuk mengamankan proses rekapitulasi. Dijadwalkan rekapitulasi selesai hari ini,” ujar Kabag Oups Polres Kediri Kota Kompol Sudarto.

Sementara itu, aksi serupa ternyata juga terjadi di dua kantor kecamatan yang lain yaitu Kecamatan Mojoroto dan Kecamatan Pesantren Kota Kediri puluhan massa sambil membawa spanduk bertuliskan agar diulangnya perhitungan surat suara ulang bukan saja rekapitulasi surat suara yang selama ini dilakukan.Massa juga mendesak penghitungan ulang kembali surat suara satu persatu seperti saat perhitungan di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Sumber: kedirijaya.com

Advertiser