Senin, 16 September 2013

PT EL John Mendaftar lagi Kelola Teleng Ria

Berita Pacitan - Teka-Teki pihak swasta yang akan menjadi pengelola Pantai Teleng Ria mulai terkuak. Setelah resmi habis kontrak dengan Pemkab Pacitan sejak Mei lalu, PT EL John Tirta Emas Wisata menjadi satu-satunya pihak swasta yang terdaftar di Unit Pelayanan Lelang (UPL) daerah.

Kabid Promosi Disbudparpora Kabupaten Pacitan Budi Hartoko mengatakan pelelangan pengelolaan Pantai Teleng Ria bebas dan terbuka untuk umum, tak terkecuali bagi PT EL John yang saat ini menjadi pendaftar tunggal. ‘’Tidak apa-apa yang penting memenuhi kriteria,’’ ujarnya.

Namun niatan PT EL John mengakusisi kembali Pantai Teleng Ria terbentur aturan baru. Sehingga lelang harus kembali diulang atau ditenderkan. Sebab, dalam aturan baru pelelangan diwajibkan lebih dari satu perusahaan. ‘’Lelang ulang akan kami laksanakan hingga satu sampai dua minggu lagi, dan siapa perusahaan yang sanggup menyetor ke kas daerah paling tinggi maka akan jadi pemenangnya,’’ katanya.

Menurut Dia, apabila nanti di tahap lelang ulang yang kedua kalinya ini gagal, dan masih ada satu perusahaan swasta yang berminat akan dilakukan lelang kembali untuk ketiga kalinya. Pun demikian jika masih gagal juga, baru kemudian akan dilakukan penunjukan langsung. ‘’Tidak ada cara lagi, ya harus penunjukan langsung jika masih tetap satu itu-itu saja peminatnya,’’ terangnya.

Lebih lanjut Budi menjelaskan, ada persyaratan yang harus dipenuhi perusahaan yang tertarik mengelola pantai tersebut, yakni harus sanggup membayar biaya hak pengelolaan di muka. Selain itu, keberadaan investor yang kedepannya akan mengelola Pantai Teleng Ria bisa menyakinkan dapat membawa dampak kesejahteraan bagi masyarakat. Sebab, lanjut Budi, belajar dari pengalaman lalu sejak kawasan wisata pantai itu diswastakan, masyarakat menjadi tambah sengsara. ‘’Nanti akan kami kaji lebih dulu riwayat investor yang berminat mengelola Pantai Teleng Ria,’’ ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Pacitan Sutopo mengatakan pengumuman lelang kembali untuk segera diumumkan secepatnya. Tujuannya, supaya Pantai Teleng Ria bisa cepat dikelola dengan semestinya. Namun, Sutopo juga mengingatkan agar proses alih kelola Pantai Teleng Ria perlu kehati-hatian. Dia berharap, peristiwa masa lalu jangan sampai terulang lagi. ‘’Sebagai unsur penyelenggara negara, kami memberi masukan pada eksekutif. Jangan sampai hal tersebut akan memicu masalah baru. Masa lalu, adalah guru utama untuk kita belajar,’’ terang legislator Partai Demokrat ini.

Sutopo menambahkan sebelum proses tender dilaksanakan, harus dilakukan inventarisasi permasalahan. Sebab selama ini, kebijakan swastanisasi Pantai Teleng Ria, memang sempat memicu gejolak. Selain itu, kedepan diharapkan ada pemisahan kawasan. ‘’Mana yang dikelola pihak ketiga, mana yang tidak. Sehingga masyarakat sekitar, khususnya para pedagang tidak merasa dibebani dengan tiket masuk,’’ jelasnya.

Diketahui, sejak kongsi antara pemkab dengan PT EL John Tirta Emas Wisata berakhir 15 Mei lalu, untuk masuk ke kawasan Pantai Teleng Ria hanya ditarik retribusi parkir. Untuk bus Rp 5.000, mobil sebesar Rp 2.000 dan sepeda motor Rp 1.000. Ini sesuai Perda Nomor 21/2011 tentang parkir khusus di lokasi wisata. Sebab, aset tersebut kembali ke Pemkab Pacitan.

Sumber: meristanews.co.id

Advertiser