Selasa, 17 September 2013

Polisi Tulungagung Ringkus Pengedar Seribu Pil Dobel L

Berita Kediri - Reskoba Polres Tulungagung menangkap pengedar pil koplo, Zainul Anshori (31), warga Desa Pucunglor, Kecamatan Sumbergempol dan Wawan Budianto (31), warga Desa Pakel, Kecamatan Ngantru.

Polisi menyita 1.000 pil dobel L dan handphone dari tangan Zaenul, sedangkan dari 60 butir pil dobel L, uang Rp 50.000 dan handphone.

Menurut Kapolres Tulungagung AKBP Whisnu Hermawan Februanto melalui Kasubag Humas AKP Dwi Hartaya, Selasa (17/9/2013), Wawan ditangkap lebih dulu di Jl Raya Desa Pakel, Kecamatan Ngantru. "Terangka mengaku beli dari Zainul. Ketika kami geledah di rumah Zainul, terdapat 1.000 pil dobel L di sana," katanya.

Zainul di depan wartawan mengaku, penangkapan dirinya bermula ketika Wawan memesan barang dagangannya. Ia mengaku tak tahu saat itu Wawan sebenarnya sudah ditangkap polisi. Zainul pun menyatakan masih tersedia barang tersebut di rumahnya. Ternyata, tak lama setelah Wawan masuk rumah, polisi menyergap.

Zainul pun mengaku, barang itu dia beli dari seseorang di Kediri. Ia biasa menjualnya lagi Rp 5.000 setiap 9 butirnya. "Saya jualan ini sekitar 5 bulan terakhir," akunya. Pemuda pengangguran itu masih bungkam terkait identitas pemasok dobel L di Kediri. Namun, polisi tak kurang akal. "Kami akan mengembangkan penyidikan kasus ini," kata AKP Hartaya.

Kini, Wawan dan Zainul dijerat Pasal 197 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Ancaman hukumannya 15 tahun penjara.

Sumber: tribunnews.com

Advertiser