Sabtu, 14 September 2013

Polres Kediri Perketat Pengajuan SIM untuk Pelajar

Berita Kediri - Polres Kediri Kota mencatat, sebesar 45 persen pelaku kecelakaan adalah anak di bawah umur. Diakui pihak kepolisian Mudahnya anak di bawah umur dalam memperoleh Urat Ijin Mengemudi (SIM) menyebabkawm tingginya angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kota Kediri. Polisi akan melakukan screning (seleksi) ketat terhadap pemohon SIM khusnya bagi pelajar yang masih dibawah umur.Sejauh ini sering adanya pengajuan SIM bagi warga yang terlihat dewasa ternyata umurnya masih tidak memenuhi klasifikasi untuk mendapatkan SIM.

Kasubbag Humas Polres Kediri Kota AKP Surono menuding, banyak orang tua yang telah membuatkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) anak-anaknya, meskipun secara riil masih dibawah umur. KTP tersebut sebagai syarat memohon SIM.

” Yang terjadi, anak-anak justru mendapatkan KTP, padahal usianya belum mencukupi. Sehingga mereka bisa mendapatkan SIM,” ujar AKP Surono, Sabtu (14/9/13)

Masih kata Surono, dengan SIM membuat anak dengan leluasa mengendarai sepeda motor. Padahal mereka masih belum tau tata tertib berlalu lintas

” Kami berharap para orang tua tidak mencarikan KTP anak anaknya yang memang masih belum cukup umur, hanya untuk mendapatkan SIM,” himbau AKP Surono.

Selama tahun 2013 hingga bulan September ini, sebanyak 89 kasus kecelakaan dengan pelaku anak dibawah umur. Para orang tua, diharapkan tidak memanjakan anak dengan kendaraan roda dua maupun roda empat, jika usianya belum mencukupi.

Sumber: Kedirijaya.com

Advertiser