Rabu, 18 September 2013

Polres Kediri Kota Ungkap Aksi Perampokkan ‘Awu-Awu’

Berita Kediri - Polisi Kediri Kota, Selasa (17/9/13) Sore berhasil mengungkap aksi tindak kriminal memberikan keterangan tidak semestinya (palsu) yang dilakukan oleh Daman Huri (41) Warga Sukoanyar,Kecamatan Mojo,Kabupaten Kediri usai mengaku menjadi korban perampokkan dijalan Imam Bonjol Kota Kediri.

Petugas Satreskrim Polres Kediri Kota Harus melakukan berbagai upaya dengan mendatangkan sejumlah saksi untuk dimintai keterangan bahkan istri serta kawan korban yang mendapatkan telepon pertama kali usai pelaku mengaku telah dirampok dengan cara kempes Ban yang selanjutnya di kalingi clurit oleh pelaku saat berusaha menganti Ban Belakang mobil Honda Civic. Nopol AG 1612 RL warna hitam.

Pelaku yang berprofesi sebagai pengusaha jual beli mobil itu awalnya tidak mengakui jika apa yang berusaha dilaporkan ke Kepolisian telah menjadi Korban perampokkan tidaklah benar.

Kasat Reskrim Polres Kediri Kota AKP.Siswandi mengungkapkan,pihaknya masih mendalami motif dari tindakan pelaku.

“Kita datangkan Istrinya untuk menguatkan keterangan DM itu benar benar menjadi korban perampokkan atau tidak,sehingga nantinya bisa terang semuanya.Selain istrinya sejumlah keterangan rekan-rekan DM ini juga kami mintai keterangan karena DM terus beralibi,”Ungkapnya saat ditemui di Mapolresta Kediri.

Sementara itu Catur rekan DM yang sempat dihubungi Septa Kakak Ipar DM mengungkapkan, dirinya dikabari temannya (septa) bila awal kejadian aksi perampokkan yang menimpa Korban itu di Jalan Imam Bonjol ditimurnya dekat. Shorom sepeda motor bajai telah ditodonng clurit oleh dua orang yang mengendarai sepeda motor RX King dimana satu pelaku menunggu diatas sepeda motor,satunya mengalungkan clurit ke korban saat menganti ban belakang sebelah kiri,dan DM mengaku telah kerampokkan uang senilai RP. 130 jt yang rencananya akan dipakai bayarke shorom Daihatsu usai diambil dari BCA Kota Kediri Senin Siang.

“Ya saya dibel septa temen saya bila adik iparnya baru saja kerampokkan dan langsung mendatangi pas lewat,”terangnya saat di Mapolres Kediri Kota

Kini kasusnya masih ditangani Satreskrim Polres Kediri Kota.

Sumber: kedirijaya.com

Advertiser