Selasa, 24 September 2013

Polisi Trenggalek Selidiki Proyek DAM Dawuhan

Beritatrenggalek.com - Dugaan ketidakberesan proyek pasca bencana DAM Dawuhan Desa Dawuhan Kecamatan Trenggalek senilai Rp 550 juta mulai diselidiki Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Trenggalek.

Bidikan dilakukan polisi lantaran pembangunan DAM Dawuhan yang dibangun dari dana cadangan pasca bencana tersebut diduga proses lelangnya bermasalah. Sesuai pengumuman yang dilakukan Pokja 6 ULP Bagian Pembangunan lelang dinyatakan gagal.

Namun pada kenyataannya, proyek yang pelaksanaannya dibawah Dinas PU Bina Marga Pengairan tersebut tetap dikerjakan. Dimana saat ini dikerjakan oleh Insan Cita asal Sutojayan, Blitar. Hanya saja untuk pelaksanaannya dilapangan dilakukan oleh rekanan lokal Trenggalek.

Kapolres Trenggalek AKBP Denny Setya Nugraha Nasution SIK dikonfirmasi wartawan membenarkan hal tersebut. “Benar. Kasusnya kini ditangani Satgas Tipikor,” jelasnya.

Dihubungi melalui telepon Denny menjelaskan saat ini status kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan. Artinya, polisi dalam hal ini masih sebatas mengumpulkan data dan bukti terkait proyek pasca bencana pembangunan DAM Dawuhan.

“Masih sebatas penyelidikan kok. Lebih jelasnya langsung saja ke Unit Tipikor,” katanya kepada wartawan. Saat ini polisi masih meminta keterangan dari beberapa pihak terkait. Diantaranya dari petugas ULP Bagian Pembangunan Setda Kabupaten Trenggalek serta dari Dinas PU Bina Marga Pengairan.

Sumber: kediriupdate.com

Advertiser