Jumat, 20 September 2013

Polisi Ponorogo Ringkus Tiga Penjudi

Berita Ponorogo - Berkat bantuan dan kesadaran dari masyarakat untuk membantu tugas-tugas kepolisian dalam memberantas aksi perjudian Jajaran Polres Ponorogo dalam sehari berhasil meringkus dan menggerebeg tiga lokasi perjudian dengan permainan judi yang berbeda-beda. Dari 3 lokasi itu, polisi mengamankan 3 tersangka pejudi bersama sejumlah barang bukti perjudiannya.

Kasubag Humas Polres Ponorogo, AKP Bambang Untoro mengatakan ketiga tersangka dalam kasus perjudian yang berhasil diamankan petugas dari tiga lokasi yang berbeda itu adalah Suhedi alias Ganden (58) warga Jl Sekar Gayam, RT 03, RW 02, Kelurahan Tonatan, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo yang ditangkap petugas karena tertangkap basah menjadi bandar dadu kopyok di JL Menur, Kelurahan Kertosari, Kecamatan Babadan.

Suhedi ditangkap dengan barang bukti seperangkat dadu Kopyok dan uang tunai Rp 330.000. Tersangka kedua Boyati (54) warga RT 04, RT 01, Dusun Tengah, Desa Nambangrejo, Kecamatan Sukorejo.

Dari tangan perempuan penjual togel ini, petugas berhasil mengamankan sebuah buku bertuliskan rekapan tombokan togel dan uang tunai sebesar Rp 226.000.

Ibu rumah tangga ini ditangkap di rumahnya. Serta tersangka ketiga Sinto alias Leweng (60) warga RT 03, RW 02, Dusun Turi I, Desa Turi, Kecamatn Jetis. Tersangka ditangkap di rumahnya dengan barang bukti yang berhasil diamankan sebuah HP merek Nokia type 6020, satu ballpoin dan uang tunai sebesar Rp 252.000.

"Ketiga tersangka dan barang buktinya sudah diamankan di Polres POnorogo. Rinciannya 2 orang tersangka judi togel dan seorang pejudi dadu kopyok," terangnya kepada Surya, Kamis (19/9/2013).

Kini, kata Bambang ketiga tersangka berserta barang buktinya sudah diamankan di Polres Ponorogo guna penyelidikan lebih lanjut.

"Ketiganya, baik pejudi dadu maupun pejudi togel kami jerat pasal 303 KUHP tentang Perjudian dengan ancaman 5 tahun penjara," pungkasnya.

Sumber: tribunnews.com

Advertiser