Senin, 16 September 2013

Polisi Kediri Ringkus Tiga Komplotan Pengedar Pil Dobel L

Berita Kediri -Tiga tersangka diamankan dalam penggerebekan di Kediri, Polisi Kediri berhasil meringkus 3 pengedar dan  menyita barang bukti pil dobel L sebanyak 2.080 butir, Senin (16/9/2013). Ketiga tersangka masing-masing, Dedik Kurniawan (27), Purwanto (27) dan Suryanto (29) ketiganya warga Desa Bobang, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri.

Kasus ini terungkap setelah polisi mendapatkan informasi peredaran pil dobel L di Desa Bobang. Setelah dilakukan penyelidikan petugas kemudian meringkus Dedik dengan barang bukti 80 butir pil dobel L.

Dari penuturan Dedik diketahui pemasoknya bernama Purwanto. Saat digrebek rumahnya ditemukan 2.000 butir pil dobel L yang disimpan di laci meja rumahnya.

Petugas juga meringkus Suryanto karena ikut menjadi pengedarnya. Namun saat digrebek di rumahnya tidak ditemukan barang bukti.

Ketiga tersangka kemudian diamankan di sel tahanan Mapolres Kediri Kota. Petugas saat ini masih mengusut siapa yang menjadi pemasok ribuan pil dobel L tersebut. Karena dari pengakuannya barang itu diperoleh dari kiriman rekannya.

Meski keuntungan dari bisnis pengedar pil dobel L tidak banyak, namun ketiganya nekat menjadi pengedar karena konsumen pil dobel L itu sangat banyak. Sebungkus pil dobel L berisi 1.000 butir keuntungannya hanya Rp 50.000.

"Rata-rata satu bungkus habis dalam dua atau tiga minggu," ungkap Purwanto.

Ketiga komplotan itu mengaku baru sekitar  lima bulan menjadi pengedar pil dobel L. Konsumen pil dobel L beralasan mengonsumsi untuk menambah stamina supaya tidak mudah lelah dan kecapekan.

Kasubag Humas Polres Kediri AKP Surono menyebutkan, ketiga tersangka pengedar pil dobel L bakal dijerat dengan UU RI No 36/2009 tentang Kesehatan. Ancaman hukuman maksimalnya 10 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar.

Sumber: tribunnews.com

Advertiser