Kamis, 26 September 2013

Pilwali Kediri, Mahkamah Konstitusi Tolak Gugatan SAS

Berita Kediri - Gugatan pasangan Samsul Ashar-Sunardi (SAS) terkait pelaksanaan Pilihan Walikota (Pilwali) Kediri, 29 Agustus 2013 lalu ditolak Mahkamah Konstitusi (MK). Majelis hakim menganggap seluruh materi gugatan pihak SAS tidak terbukti menurut hukum. Dalam sidang putusan yang disiarkan langsung melalui website MK, Rabu (25/9/2013) siang.

Ketua Majelis Hakim MK Akil Muchtar menyatakan, dari bukti, saksi yang diajukan pihak pemohon yakni pasangan SAS, seluruhnya tidak memenuhi unsur adanya pelanggaran yang dilakukan pasangan Abdullah Abu Bakar-Lilik Muhibah.

Sehingga MK tidak mengabulkan gugatan pasangan SAS dan menetapkan pasangan Mas Abu- Ning Lilik sebagai pemenang Pilwali Kediri.

"Amar putusan ini, mengadili, menyatakan menolak permohonan pemohon. Karena putusan ini telah selesai, semua tuntutan perkara ini bisa diambil di lantai empat. Persidangan selesai, dan kami tutup," kata Akil Muchtar dalam pembacaan putusan.

Sementara itu, puluhan pendukung Mas Abu-Ning Lik menyambut suka cita putusan MK. Para simpatisan Mas Abu-Ning Lik yang nonton bareng sidang putusan melalui live streeming di kantor DPD PAN Kota Kediri langsung meneriakkan ungkapan syukur usai majelis hakim membacakan putusan yang isinya menolak seluruh gugatan pasangan SAS.

Massa simpatisan Mas Abu-Ning Lik bahkan ingin berkonvoi merayakan kemenangan. Namun upaya itu dicegah Mas Abu. Mas Abu secara langsung menelpon simpatisan yang berkumpul di kantor DPD PAN untuk tidak berkonvoi dan tetap menjaga ketertiban Kota Kediri.

Sumber: beritajatim.com

Advertiser